Peneliti Kecewa: Mahmud Marzuki Kampar Tak Jadi Pahlawan Nasional

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
Peneliti Kecewa: Mahmud Marzuki Kampar Tak Jadi Pahlawan Nasional
Peneliti Kecewa: Mahmud Marzuki Kampar Tak Jadi Pahlawan Nasional

Kekecewaan Sejarawan Kampar terhadap Tidak Ditetapkannya Mahmud Marzuki sebagai Pahlawan Nasional

Sejarawan dan Budayawan Kampar, Abdul Latif Hasyim, menyampaikan kekecewaannya terhadap tidak ditetapkannya almarhum Mahmud Marzuki sebagai Pahlawan Nasional dalam peringatan Hari Pahlawan tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa nama tokoh yang berasal dari Kampar, Riau, kembali tidak muncul dalam daftar 10 tokoh yang dianugerahi gelar tersebut oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 10 November 2025.

Latif mengatakan bahwa ia merasa sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Meskipun demikian, ia memahami bahwa hal itu adalah bagian dari proses yang berlangsung di tingkat pusat. Ia menjelaskan bahwa dirinya telah terlibat langsung dalam penyusunan naskah usulan berjenjang dari kabupaten hingga pusat, serta ikut dalam penyusunan buku yang berjudul "Riwayat Perjuangan Mahmud Marzuki: dari Singa Podium ke Penjara Kolonial Hingga Gugur (1938-1946)" pada tahun 2017-2018.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum pengumuman resmi, ia mendapatkan informasi bahwa almarhum kembali ditunda menerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini. Kekecewaannya terhadap pemerintah daerah yang dinilai kurang maksimal dalam melakukan pendekatan ke pusat. Latif membandingkan dengan daerah lain, di mana kepala daerah datang berbondong-bondong untuk memberi dukungan agar tokoh mereka diberi gelar Pahlawan Nasional.

"Ada kepala daerah yang datang bersama DPRD-nya, tokoh-tokoh masyarakat. Ada yang datang sampai 60 orang naik bus," ujarnya. Ia juga menyinggung alasan yang mendasari pemerintah pusat belum memberikan gelar tersebut. Menurutnya, syarat sudah lengkap dan data serta biografi almarhum telah dipenuhi.

Latif mengaku sampai tiga kali menemui tim penilai pusat. Ia datang bersama seorang anggota Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kampar, Khairil Anwar. Biaya perjalanan, tiket, hotel, dan keperluan lainnya ditanggung sendiri. Tim pusat yang ia temui bahkan menyebut dokumen persyaratan tentang Mahmud Marzuki sebagai yang terbaik. Ia pun sempat optimis karena pernyataan tersebut.

Daftar Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2025

Berikut ini adalah 10 nama yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto:

  1. Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid (Bidang Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam)
  2. Almarhum Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto (Bidang Perjuangan Bersenjata dan Politik)
  3. Almarhumah Marsinah (Bidang Perjuangan Sosial dan Kemanusiaan)
  4. Almarhum Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (Bidang Perjuangan Hukum dan Politik)
  5. Almarhumah Hajjah Rahmah El Yunusiyyah (Bidang Perjuangan Pendidikan Islam)
  6. Almarhum Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (Bidang Perjuangan Bersenjata)
  7. Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin (Bidang Perjuangan Pendidikan dan Diplomasi)
  8. Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil (Bidang Perjuangan Pendidikan Islam)
  9. Almarhum Tuan Rondahaim Saragih (Bidang Perjuangan Bersenjata)
  10. Almarhum Zainal Abidin Syah (Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi)

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan