
Penerbitan Paspor di Nunukan Terhambat Akibat Gangguan Sistem
Penerbitan paspor di Kantor Imigrasi Nunukan, Kalimantan Utara, mengalami gangguan sejak sepekan terakhir di November 2025. Kasi Lalintalkim Imigrasi Nunukan, Hendro Candra Saragih, menjelaskan bahwa kendala ini disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem server Pusat Data Nasional (PDN) Kominfo. Ia menegaskan bahwa masalah serupa juga terjadi di seluruh kantor imigrasi di Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Ada gangguan sistem pada server PDN Kominfo. Gangguan ini terjadi di seluruh kantor Imigrasi di Indonesia," ujar Hendro saat dihubungi, Rabu (12/11/2025).
Imigrasi Nunukan telah mengumumkan kendala tersebut melalui media sosial resmi mereka. Selain itu, mereka juga menempelkan selebaran di papan pengumuman Kantor Imigrasi untuk memberi tahu para pemohon paspor tentang situasi yang sedang terjadi.
Hendro menjelaskan bahwa saat ini hanya layanan pengambilan foto dan data biometrik pemohon paspor yang masih bisa dilakukan. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti sampai kapan gangguan ini akan berlangsung.
"Kita tidak tahu sampai kapan gangguan. Tergantung pusat, kita juga menunggu informasi dari pusat," kata Hendro.
Pengaruh terhadap Kunjungan ke Malaysia
Meski layanan cetak paspor mengalami gangguan, Hendro memastikan bahwa hal ini tidak memengaruhi jumlah kunjungan ke Tawau, Malaysia. Berdasarkan data dari Imigrasi Nunukan, jumlah kunjungan dari Pelabuhan Tunon Taka menuju Tawau pada tanggal 3-4 November 2025 mencapai 419 orang, sedangkan pada tanggal 10-11 November 2025, jumlahnya meningkat menjadi 460 orang.
Hendro menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat Nunukan sudah memiliki paspor, sehingga gangguan dalam penerbitan paspor tidak memengaruhi lalu lintas pelayaran antara Nunukan dan Tawau. Bahkan, ia menyebutkan bahwa nilai Ringgit Malaysia saat ini mencapai Rp 4.050 per RM 1, namun hal ini tidak mengurangi jumlah kunjungan ke Malaysia.
"Bahkan saat nilai kurs Ringgit Malaysia Rp 4.050/RM 1, kunjungan ke Malaysia tidak berkurang," kata Hendro.
Perkembangan Nilai Kurs Ringgit Malaysia
Sebagai informasi, nilai Ringgit Malaysia terus mengalami kenaikan. Dari awalnya Rp 3.600 per RM 1, nilai tersebut terus meningkat menjadi Rp 3.800, kemudian naik lagi ke Rp 3.900, dan saat ini mencapai Rp 4.050 per RM 1. Meskipun demikian, hal ini tidak memengaruhi minat masyarakat untuk berkunjung ke Malaysia.
Solusi yang Diharapkan
Imigrasi Nunukan terus berupaya untuk segera menyelesaikan gangguan sistem agar layanan penerbitan paspor dapat kembali berjalan normal. Mereka juga berharap masyarakat tetap bersabar dan memperhatikan informasi terbaru yang diberikan melalui saluran resmi mereka.
Dengan adanya gangguan ini, masyarakat diimbau untuk memperhatikan prosedur pengajuan paspor dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh petugas. Meski ada hambatan sementara, pelayanan tetap berjalan dengan batasan tertentu agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.