Pengakuan Orangtua Bocah 6 Tahun yang Hilang di Minahasa

admin.aiotrade 12 Nov 2025 4 menit 25x dilihat
Pengakuan Orangtua Bocah 6 Tahun yang Hilang di Minahasa

Pencarian Bocah 6 Tahun yang Hilang di Minahasa Terus Berlangsung

Warga Desa Tombuluan, Minahasa terus melakukan pencarian terhadap bocah berusia 6 tahun bernama Roy Rasdy Rusli. Chriyse Lengkong, ibunda korban menuturkan, dirinya berterima kasih pada warga yang sudah sukarela melakukan pencarian. Ia pun membuat pengakuan dan menyinggung soal rumah.

Roy hilang sejak Sabtu (8/11/2025) sekira pukul 10.00 Wita. Pencarian terhadapnya masih berlangsung hingga Rabu (12/11/2025), namun belum ada kabar tentang keberadaannya. Bocah yang tinggal di Desa Tombuluan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa itu hilang misterius pada hari tersebut, sekira pukul 10.00 Wita. Ia hilang di seputar rumahnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Warga sudah berbondong-bondong mencari adik Roy, namun hingga artikel ini dimuat, belum ada update soal Roy. Hilangnya Roy secara misterius di seputaran area kuburan memicu berbagai spekulasi. Banyak yang mengaitkan itu dengan hal-hal mistik. Salah satunya tentang keberadaan mahluk tak kasat mata yang suka menyembunyikan orang.

Arthur selaku Kasie Kedaruratan Kabupaten Minahasa menuturkan, pihaknya memakai logika dalam pencarian. "Kami berupaya menelusuri lokasi kuala hingga tebing," kata dia. Ungkap dia, banyak kemungkinan soal hilangnya Roy. Bisa jatuh atau faktor lain. Diakuinya medan cukup sulit. Namun tim berupaya semaksimal mungkin. "Kami tetap semangat," ujarnya.

Sebut dia, tim terdiri dari berbagai unsur. Ada dari BPBD, Basarnas, Polisi, TNI hingga masyarakat. "Jumlahnya mencapai seratusan orang," katanya. Ia mengatakan, sesuai SOP, pencarian akan berlangsung selama 5 hingga 7 hari.

Warga Terus Lakukan Pencarian

Semenjak itu, warga terus melakukan pencarian. Ada yang ikut tim gabungan BPBD menuju hutan. Ada pula yang hanya berdiam di rumah Roy untuk memberi menguatkan keluarga. Pada Minggu (9/11/2025), wartawan aiotrade, Arthur Rompis tiba di rumah Roy, Desa Tombuluan. Warga memenuhi sekitar rumah bocah malang ini. Kumpulan warga juga terlihat di pekuburan yang tak jauh dari rumah tersebut. Ada informasi bahwa Roy menghilang di kuburan.

Tim pencarian tengah beristirahat sejenak. Direncanakan pencarian akan kembali berlanjut. Hukum Tua atau Kepala Desa Tombuluan Minggus Languyu menuturkan, pencarian hingga Minggu sore masih nihil. "Masih belum ditemukan," kata Kades. Ungkap dia, aparat desa bahu membahu bersama tim gabungan BPBD dan Basarnas melakukan pencarian. Sebut dia, sebelum melakukan pencarian, mereka berdoa pada Tuhan. "Saat mencari kami pun ditemani tokoh agama," katanya.

Ia mengatakan, warga Desa menunjukkan solidaritas yang tinggi dengan bersama sama melakukan pencarian. Dirinya berharap upaya ini dapat membuahkan hasil. Arthur selaku Kasie Kedaruratan Kabupaten Minahasa menuturkan, pihaknya melakukan pencarian sejak Sabtu (8/11/2025). "Sabtu kemarin kami dua kali adalah pencarian," katanya Minggu (9/11/2025). Ungkap dia, tim telah menyusuri sungai serta tebing di seputaran lokasi hilangnya Roy. Hasilnya masih nihil. "Ia belum ditemukan," ujar dia. Akunya, medan cukup berat. Namun tim berupaya semaksimal mungkin. "Kami tetap semangat," ujarnya. Sebut dia, tim terdiri dari berbagai unsur. Ada dari BPBD, Basarnas, Polisi, TNI hingga masyarakat. "Jumlahnya mencapai seratusan orang," katanya. Ia mengatakan, sesuai SOP, pencarian akan berlangsung selama 5 hingga 7 hari.

Tokoh Agama Doakan Adik Roy

Hilangnya adik Roy mengundang simpati. Sejumlah pihak datang untuk membantu pencarian. Tim BPBD Minahasa, Basarnas, polisi, pihak desa, warga serta berbagai unsur lainya turut dalam upaya pencarian. Tak hanya itu, berdatangan pula para tokoh agama. Mereka melakukan doa. "Ada dari tokoh agama Protestan, Katolik hingga Muslim, mereka semua datang untuk berdoa agar anak saya ditemukan," katanya Minggu (9/11/2025) di rumahnya di warga Desa Tombuluan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulut. Saat Tribun tiba di lokasi Minggu (9/11/2025) sore, rumah Roy dipadati warga. Warga juga memenuhi area pekuburan yang berada di samping rumah Roy. Menurut dia, warga datang untuk membantu pencarian. "Ada juga warga luar yang datang untuk membantu pencarian," katanya.

Kesaksian Orangtua dari Adik Roy

Chriyse Lengkong, ibunda korban menuturkan, sang anak hilang sejak Sabtu (8/11/2025) sekira pukul 10.00 Wita. Sang ibu tidak begitu mengetahui lokasi dimana dia hilang. "Saya juga tidak tahu, tapi rasa rasanya sebelum itu saya sempat menyuruhnya masuk rumah," kata dia Minggu (9/11/2025). Ungkap dia, sebelum Roy hilang, ia sempat beroleh firasat. Ada dorongan untuk mencari Roy. "Ada dorongan kuat untuk mencarinya, tapi saya cari dimana - mana ia tak ada," katanya. Ia menuturkan, pencarian terhadap Roy dilakukan oleh warga, pemerintah dan SAR. Tim sudah menyusuri hingga ke kuala serta tebing di seputaran tempat itu. "Tapi masih nihil," katanya. Dikatakannya, sesuai penuturan warga, sempat ada yang melihat sang anak dalam pencarian. Hal ini memicu heboh. Namun si anak lenyap lagi. "Ada pula anak yang melihat Roy berjalan," katanya dia.

Ada Isu Hal Mistis Terjadi Dalam Pencarian

Isu mencuat bilamana ada hal mistik terjadi seputaran hilangnya sang anak. Dia mengaku banyak versi seputar hilangnya sang anak. "Masing masing ada versinya," kata dia. Di matanya Roy adalah anak yang pendiam. "Dia sukanya main sendiri," kata dia. Dirinya mengaku berharap sang anak dapat segera ditemukan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan