
Kasus Kematian Timothy Anugerah Saputra yang Masih Mencurigakan
Kasus kematian Timothy Anugerah Saputra (22) yang terjatuh dari lantai 4 Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana Bali masih menjadi misteri. Kejadian tragis ini terjadi pada pukul 09.00 WIB, Rabu (15/10/2025), saat korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di lokasi kejadian. Meski sempat dievakuasi ke rumah sakit, nyawa Timothy tidak tertolong.
Salah satu hal yang menimbulkan pertanyaan adalah hilangnya rekaman CCTV yang seharusnya merekam detik-detik kejadian. Ayah korban, Lukas Triana Putra, mengungkapkan bahwa ia mendapat keterangan dari pihak kampus bahwa tidak ada kamera CCTV di lantai 4 Gedung FISIP. Namun, setelah melakukan pengecekan langsung ke lokasi, Lukas menemukan adanya kamera CCTV yang terpasang di sana.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pemeriksaan Langsung ke Lokasi Kejadian
Lukas tidak hanya menerima penjelasan dari pihak kampus, tetapi juga memutuskan untuk datang langsung ke tempat kejadian. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi gedung dan mencari tahu apakah ada kemungkinan lain yang menyebabkan kejadian tersebut.
“Saya lihat di lantai 4 itu ada CCTV,” ujar Lukas. Ia menegaskan bahwa setiap sisi Gedung FISIP Unud dipasangi kamera CCTV. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengapa rekaman penting tersebut tidak tersedia saat kejadian.
Selain itu, Lukas juga menyatakan bahwa pintu masuk tempat anaknya jatuh seharusnya memiliki saksi mata, mengingat waktu kejadian berada pada jam sibuk. Namun, hingga kini belum ada informasi jelas tentang siapa saja yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.
Penjelasan Pihak Kampus dan Polisi
Menurut keterangan pihak kampus, lantai 4 sedang mengalami renovasi, sehingga tidak terdapat CCTV di sana. Namun, setelah dicek langsung oleh Lukas, ia menemukan kamera CCTV yang terpasang di lantai 4. Sayangnya, ia tidak bisa memastikan apakah kamera tersebut masih berfungsi atau tidak.
Pihak kampus juga memberi keterangan kepada polisi bahwa CCTV di lantai 4 rusak sejak tahun 2023. Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi menjelaskan bahwa CCTV di lantai 4 memang rusak. Namun, menurutnya, CCTV di loby utama masih berfungsi dan merekam saat korban masuk ke gedung.
“CCTV di loby saat korban datang kemudian pada saat korban terjatuh itu ada. Jadi terekam cctv saat korban masuk ke gedung di loby depan, di CCTV yang sama juga merekam saat korban terjatuh,” katanya.
Tindakan Lanjutan dari Ayah Korban
Lukas mengungkapkan bahwa ia merasa perlu adanya penyelidikan lebih lanjut agar kasus ini dapat terungkap secara jelas. Oleh karena itu, ia melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
“Oleh sebab itu saya rasa lebih baik yang menangani ini adalah pihak kepolisian, biar tuntas,” ujarnya.
Dengan demikian, kasus kematian Timothy Anugerah Saputra masih dalam proses penyelidikan. Hingga saat ini, belum ada jawaban pasti mengenai penyebab jatuhnya korban dari lantai 4 Gedung FISIP Unud. Pertanyaan-pertanyaan mengenai keberadaan CCTV, fungsi kamera, serta keberadaan saksi mata masih menjadi misteri yang perlu diungkap.