Pengalaman Pertama Menyusui yang Penuh Emosi
Menyusui untuk pertama kali adalah momen yang penuh dengan emosi bagi seorang ibu. Ada rasa bahagia, kecemasan, dan kadang juga hal-hal yang tidak terduga. Hal ini juga dialami oleh Miskah Shafa, istri dari Yislam Jaidi yang merupakan kakak dari content creator Fadil Jaidi. Dalam momen penting sebagai ibu baru, ia membagikan pengalamannya saat pertama kali menyusui anaknya melalui unggahan di Instagram.
Cerita Miskah ini langsung menarik perhatian banyak orang karena banyak Mama lain yang merasakan hal serupa. Berikut adalah beberapa hal yang ia alami dan bagaimana Mama bisa menghadapi situasi tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Anak Berkeringat Saat Menyusu di Ruang Ber-AC

Miskah Shafa menceritakan pengalamannya melalui Instagram tentang anaknya yang berkeringat saat menyusu. Ia merasa bingung karena hal tersebut terjadi meski ruangan sudah menggunakan AC. Dalam unggahannya pada akun Instagram @miskashf, Miskah menulis, "Setiap nyusu pasti keringetan aku perhatiin, padahal pakai AC. Emang kaya gini kah?" Unggahan ini langsung membuat banyak Mama merasa relate dengan pengalamannya.
Penyebab Bayi Berkeringat Saat Menyusu

Beberapa alasan mengapa bayi bisa berkeringat saat menyusu. Umumnya penyebabnya bukan hal serius, melainkan respons tubuh yang normal. Berikut beberapa faktor penyebabnya:
- Kontak kulit dengan Mama: suhu tubuh bayi meningkat saat menempel dengan kulit mama, sehingga tubuhnya mendinginkan diri dengan berkeringat.
- Ruangan terlalu hangat: lingkungan yang panas atau kurang ventilasi bisa membuat bayi cepat berkeringat, bahkan saat ruangan sudah terasa nyaman bagi orang dewasa.
- Pakaian berlapis: terlalu banyak lapisan pakaian atau bahan yang tidak menyerap keringat membuat bayi mudah kepanasan.
- Jenis kain tidak menyerap udara: pakaian dari bahan sintetis bisa membuat panas terperangkap, berbeda dengan kain katun yang lebih adem.
- Menyusu sebagai “olahraga” bayi: proses mengisap membutuhkan tenaga, sehingga mirip seperti bayi sedang berolahraga ringan.
Cara Mengurangi Keringat Bayi Saat Menyusu

Meski umumnya normal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan Mama agar bayi tetap nyaman saat menyusu. Berikut tips sederhana yang bisa membantu:
- Atur suhu ruangan: pastikan ruangan berventilasi baik dengan suhu sekitar 20–22°C agar bayi tidak mudah kepanasan.
- Pilih pakaian yang tepat: gunakan pakaian berbahan katun yang ringan dan menyerap keringat, serta hindari penggunaan topi saat menyusu.
- Berikan jeda saat menyusu: jika bayi terlihat sangat berkeringat, sesekali beri jeda agar ia bisa istirahat sebentar sebelum melanjutkan menyusu.
- Perhatikan hidrasi: pastikan bayi mendapatkan cukup ASI agar tidak dehidrasi, yang bisa membuat tubuhnya terasa lebih panas.
Pengalaman Miskah Shafa saat pertama kali menyusui sang anak menjadi pengingat bagi Mama bahwa bayi berkeringat saat menyusu adalah hal yang cukup umum. Biasanya penyebabnya karena kontak kulit, suhu ruangan, atau pakaian yang dikenakan. Dengan tips sederhana yang bisa Mama lakukan, si Kecil bisa tetap nyaman tanpa keringat berlebih.