Pengalaman Pertama Naik KRL Baru CLI 225

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Pengalaman Pertama Naik KRL Baru CLI 225


Menghabiskan waktu di pagi hari sering kali membawa kejutan yang tak terduga. Hari ini, tanpa sengaja, saya menemukan KRL CLI 225 yang baru tiba di jalur tiga. Saya langsung merasa antusias untuk mencoba naik KRL yang dibuat oleh PT INKA tersebut.

Ternyata, hari ini adalah Rabu, 17 Desember 2025. Beberapa perjalanan dari stasiun Bogor mengalami keterlambatan karena adanya perbaikan di salah satu rute stasiun. Akibatnya, KRL baru CLI 225 yang saya tumpangi sempat beberapa kali tertahan akibat masalah sinyal. Perjalanan pagi ini terasa sangat lambat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Namun, kekhawatiran itu segera sirna ketika saya merasakan AC yang masih sangat dingin. Perlahan, mata saya mulai memperhatikan setiap sudut KRL. Ternyata, penamaan KRL CLI 225 memiliki makna khusus: CLI (Commuter Line Indonesia), angka 2 menggambarkan generasi kedua dari CLI sebelumnya, dan angka 25 merupakan tahun peresmian KRL tersebut.

Motif dan warna KRL CLI 225 ini sangat menarik dan unik. Perpaduan antara warna hitam dan merah memberikan kesan yang epik, dengan garis-garis halus di beberapa bagian. Area kursi terasa lebih tebal dan berwarna merah bermotif. Untuk kursi prioritas, warnanya biru. Informasi dari beberapa media menyebutkan bahwa ada area khusus untuk kursi roda di dekat area kursi prioritas.

Pegangan di KRL berwarna hijau dan kuning, dengan ukuran yang cukup sedang. Bentuknya segitiga, sehingga nyaman digenggam saat diperlukan. Bagasi penyimpanan barang juga mirip dengan KRL sebelumnya, kokoh dan tidak se-flat seperti KRL tipe lama. Meskipun ukurannya tidak full sepanjang bangku KRL, tetap cukup luas untuk menyimpan barang.

Di setiap gerbong, terdapat dua buah AC. Layar monitor sudah digital, menampilkan informasi rute, posisi, dan tujuan. Secara keseluruhan, tampilan layar agak mirip dengan CLI 125, hanya beda pada tampilan dan warna. Layar ini cukup informatif dan memudahkan para penumpang untuk mengetahui posisi mereka saat ini.

Jendela KRL juga terasa lebih lapang dan estetik. Saya suka dengan model jendela seperti ini. Mungkin karena KRL ini masih baru atau memang benar-benar lebih luas. Jarak antara bangku kanan dan kiri terasa lebih lapang. Menurut informasi dari seorang teman penggemar KRL yang hadir dalam acara uji coba di hari Selasa 16 Desember 2025 kemarin, setiap gerbong dapat menampung hingga 283 orang.

KRL CLI 225 secara resmi melayani rute Jakarta-Bogor dan Manggarai-Bogor. Alhamdulillah, pengguna KRL Bogor bisa merasakan nyamannya naik KRL baru ini. Apalagi baru saja diluncurkan, jadi masih sangat segar.

Saya termasuk salah satu orang yang beruntung hari ini. Kebetulan saya mendapatkan tempat duduk. KRL tiba saat saya sudah standby di jalur tiga. Saya sedang iseng memotret pemandangan gunung. Pagi ini, meski langit tidak terlalu cerah, gunung tampak begitu mempesona.

Kedepannya, KRL CLI 225 ini akan beroperasi di rute mana saja? Apakah akan ada perubahan? Sampai saat ini, informasi yang tersedia masih terbatas pada rute Bogor-Jakarta atau sebaliknya, serta Bogor-Manggarai atau sebaliknya.

Semoga dengan bertambahnya KRL baru hasil produksi lokal, dapat membantu menampung jumlah penumpang yang semakin meningkat. KRL memang menjadi andalan banyak orang karena harga yang terjangkau, memiliki jalur sendiri (tidak macet), ramah lingkungan, dan perjalanan yang lebih terukur. Rute yang tersedia cukup mencakup kebutuhan harian seperti pergi kuliah, sekolah, bekerja, berbisnis, dan berjualan.

Hanya saja, perjalanan hari ini cukup membuat kepala saya pusing. Banyaknya penundaan akibat sinyal membuat perjalanan jadi lebih lama dari biasanya. Estimasi waktu yang biasanya saya gunakan terasa meleset banget.

Di balik rasa syukur, ada sedikit keluhan karena memang sedang berburu waktu. Mungkin jika sedang santai, kita bisa menikmati perjalanan dengan KRL baru ini.

Bagaimana sobat kompasiner, sudah pernah mencoba naik KRL CLI 225 juga? Bagaimana kesan dan pengalamannya? Yuk, berbagi di komentar!

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan