Pengalihan Aset Rp1,66 Triliun, SSIA Tingkatkan Bisnis Perhotelan

admin.aiotrade 06 Des 2025 2 menit 15x dilihat
Pengalihan Aset Rp1,66 Triliun, SSIA Tingkatkan Bisnis Perhotelan


PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) melakukan pengalihan saham dan tanah ke anak usahanya dengan total nilai sebesar Rp1,66 triliun. Restrukturisasi internal ini dilakukan pada tanggal 1 Desember.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada tanggal 3 Desember 2025, SSIA melaporkan pengalihan seluruh saham yang dimiliki oleh perseroan dalam PT Sitiagung Makmur (SAM), PT Surya Internusa Hotels (SIH), dan PT Surya Semesta Realti (SSR) kepada PT Suryalaya Anindita International (SAI). Selain itu, saham PT TCP Internusa (TCP) dalam SAM juga dialihkan kepada SAI.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Nilai inbreng saham SAM mencapai Rp366,93 miliar, sedangkan inbreng saham SIH sebesar Rp379,05 miliar dan inbreng saham SSR sebesar Rp117,66 miliar. Pembayaran atas pengalihan saham tersebut dilakukan oleh SAI dengan menerbitkan saham baru kepada Perseroan dan TCP.

Selanjutnya, SSIA juga melakukan pengalihan tanah yang dimiliki oleh TCP kepada SAI. Pembayaran atas pengalihan tanah tersebut dilakukan oleh SAI dengan menerbitkan saham baru kepada TCP.

Tanah yang ditransaksikan memiliki luas sekitar 8.525 meter persegi dan terletak di Jakarta Selatan. Nilai inbreng tanah tersebut sebesar Rp803,55 miliar.

Manajemen SSIA menjelaskan bahwa transaksi ini dilakukan sebagai upaya perseroan untuk melaksanakan reorganisasi, restrukturisasi, dan/atau pengelompokan unit usaha dan/atau aset-aset yang dimiliki dan/atau dikelola oleh entitas anaknya.

Dengan adanya transaksi ini, entitas anak yang bergerak dalam bidang perhotelan akan dikelompokkan di bawah SAI. Melalui penggabungan portofolio produk dan aset-aset perhotelan yang bergerak dalam bidang usaha sejenis, perseroan mengharapkan dapat memperoleh sinergi dalam pengembangan usaha perhotelan guna memanfaatkan prospek pertumbuhan industri perhotelan.

“Setelah pelaksanaan Transaksi, SAM, SIH, SSR, dan TCP masih akan tetap menjadi perusahaan terkendali dari perseroan,” kata manajemen dalam prospektus tersebut.

Aset yang dikonsolidasikan mencakup seluruh hotel yang dimiliki SSIA saat ini, serta beberapa lahan (land bank) yang direncanakan untuk dikembangkan sebagai hotel atau fasilitas penunjang bisnis hotel di masa mendatang. Pasca penggabungan, aset SAI akan bertambah seiring dengan peningkatan ekuitas SAI.

Peningkatan aset ini juga diharapkan akan mendukung SSIA dalam pencarian pembiayaan untuk unit perhotelan.


SSIA Chart
by TradingView

“Karena saat ini perseroan lebih dikenal sebagai perusahaan konstruksi dan kawasan industri, sementara unit perhotelannya masih belum terpublikasi secara luas,” kata manajemen.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan