
Peristiwa Berdarah di Eks Golden Sampit
Pada Jumat (3/10/2025), terjadi peristiwa berdarah di kawasan Eks Golden, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dua pria, M dan saudaranya AA, melakukan penyerangan terhadap Y (50) menggunakan parang dan tombak. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka parah dan harus menjalani operasi serta perawatan intensif di RSUD Murjani Sampit.
Serangan yang dilakukan oleh kedua pelaku membuat korban terkulai bersimbah darah. Ia sempat dalam kondisi kritis sebelum akhirnya stabil setelah mendapatkan perawatan medis. Polisi akhirnya berhasil mengungkap insiden ini setelah menangkap kedua pelaku.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Awal Perkelahian yang Berujung pada Penyerangan
Menurut informasi dari Kapolsek Ketapang, AKP Eka Palti Hutagaol, kejadian bermula dari perkelahian yang dipicu oleh masalah sepele di Jalan P Antasari, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Pada Kamis malam sebelum kejadian, korban Y tampak marah-marah di sekitar muara gang di jalan tersebut.
Saat itu, salah satu pelaku, M alias A, sedang melintas dan memberikan teguran agar korban tenang. Namun, teguran tersebut justru membuat korban tersinggung. Korban langsung menarik kerah baju pelaku dan memukulnya. M yang terkejut berusaha melepaskan diri dan kabur dari lokasi.
Namun, korban mengejar pelaku menggunakan sepeda motor hingga menyerempetnya. Meski begitu, M berhasil kabur dan pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, M menceritakan kejadian tersebut kepada saudaranya, AA.
Rencana Pembalasan yang Mengakibatkan Kekerasan
Setelah mendengar cerita dari M, AA dan M sepakat untuk mencari korban dan membalas perlakuannya. Niat dendam itu membawa mereka ke kawasan Eks Golden keesokan harinya.
Pada Jumat (3/10/2025), M dan AA mendatangi lokasi tempat korban biasa duduk. M membawa tombak, sementara AA membawa parang. Tanpa banyak bicara, keduanya langsung menyerang korban yang sedang duduk di salah satu bangunan kios di kawasan tersebut.
Serangan mendadak itu membuat korban tidak sempat melawan. Ia mengalami luka di bagian tangan kiri atas, pergelangan, pundak, dan perut akibat tusukan serta tebasan senjata tajam. Setelah melakukan aksi keji tersebut, kedua pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang bersimbah darah.
Proses Penyidikan dan Pengamanan Barang Bukti
Saat ini, kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. Korban sempat dirawat selama tiga hari di rumah sakit karena luka cukup parah. Polisi juga telah mengamankan barang bukti senjata tajam yang digunakan oleh pelaku. Selain itu, pihak berwenang tengah mendalami motif serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kejadian ini.
Tindakan yang Dilakukan oleh Polisi
Polisi telah menangkap dua pelaku dan terus memperdalam kasus ini. Kapolsek Ketapang menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memastikan keadilan bagi korban dan menjaga ketertiban di wilayah tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting tentang bahaya emosi yang tidak terkendali dan konsekuensi yang bisa terjadi jika tindakan kekerasan terjadi. Masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan menjaga perdamaian di lingkungan sekitar.