
Visi Pemerintah dan Peran Program 3 Juta Rumah
Krisis backlog perumahan di Indonesia telah menjadi isu yang sering kali dianggap sebagai pekerjaan rumah pemerintah. Namun, dalam visi kepemimpinan baru, masalah ini direspons melalui Program 3 Juta Rumah. Program ini merupakan penjabaran dari janji Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator ekonomi. Hal ini sejalan dengan Paket Ekonomi 2025 yang bertujuan menggerakkan industri perumahan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Menurut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, program 3 Juta Rumah sejalan dengan Paket Ekonomi 2025. Ini memperkuat fungsi program ini bukan hanya sekadar sosial, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi.
Dukungan dari PT Adhi Persada Properti
Menanggapi seruan strategis ini, PT Adhi Persada Properti (APP), anak usaha dari BUMN konstruksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk, menunjukkan dukungan penuh terhadap program tersebut. Direktur Utama APP, Harry Wibowo, menegaskan bahwa komitmen utama perusahaan adalah menyediakan hunian yang layak dengan harga terjangkau. Ini adalah kunci, sebab program 3 Juta Rumah secara spesifik menargetkan masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah, agar dapat mengakses rumah yang berkelanjutan.
“Kami menyiapkan berbagai langkah strategis, baik dalam penyediaan hunian, lahan, dan berbagai upaya lain untuk mendukung percepatan program ini,” ujar Harry dalam keterangannya kepada aiotrade, Senin (20/10/2025).
Insentif Bebas PPN sebagai Faktor Penting
Salah satu faktor krusial yang saat ini menjadi insentif besar bagi masyarakat adalah Program Bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN DTP) yang diperpanjang hingga akhir 2027. Dengan memanfaatkan insentif ini, harga jual hunian menjadi semakin terjangkau, secara langsung meringankan beban finansial pembeli rumah pertama.
Proyek Apartemen Mardhika Park di Bekasi
Realisasi komitmen APP diwujudkan salah satunya melalui proyek Apartemen Mardhika Park di kawasan Tambun, Bekasi. Proyek ini dipasarkan dengan harga terjangkau, dan mengedepankan konektivitas. Hal ini secara efektif mengurangi waktu tempuh dan biaya transportasi harian.
Lokasinya berdekatan dengan Stasiun LRT Bekasi Timur dan Stasiun KRL Tambun, serta Kawasan Industri MM2100, yang merupakan salah satu sentra industri terbesar di Jabodetabek. Mardhika Park dibangun di atas lahan 1,5 hektar dengan total 1.219 unit, didukung lingkungan yang hijau, asri, serta fasilitas lengkap, termasuk keamanan 24 jam dan area olahraga.
Keunggulan dan Fasilitas yang Menarik
Apartemen Mardhika Park tidak hanya menawarkan lokasi strategis, tetapi juga fasilitas yang lengkap dan nyaman. Lingkungan yang hijau dan asri menciptakan suasana yang sejuk dan menyenangkan bagi penghuninya. Selain itu, keamanan 24 jam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh penghuni. Area olahraga yang tersedia juga mendukung gaya hidup aktif dan sehat.
Dengan kombinasi lokasi yang strategis, harga yang terjangkau, serta fasilitas yang lengkap, Mardhika Park menjadi pilihan ideal bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian yang nyaman dan terjangkau. Proyek ini juga turut berkontribusi dalam menjawab tantangan backlog perumahan di Indonesia.