Pengendali Baru, Tjokro Group Naikkan Aset GPSO Jadi Rp 5 Triliun

admin.aiotrade 10 Des 2025 2 menit 13x dilihat
Pengendali Baru, Tjokro Group Naikkan Aset GPSO Jadi Rp 5 Triliun

Perubahan Kepemilikan Saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO)

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) kini memiliki pemilik baru. Entitas milik Tjokro Group resmi menjadi pengendali baru perusahaan tersebut melalui PT PIMSF Pulogadung. Dengan akuisisi ini, Grup Tjokro berencana untuk menyuntikan aset sebesar Rp 5 triliun ke GPSO.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

CEO Tjokro Group, Kurniawan Edi Tjokro, menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan target jangka panjang setelah proses akuisisi selesai. Salah satu tujuannya adalah untuk melakukan ekspansi hingga ke pasar internasional.

“Saat ini total aset yang dimiliki sekitar Rp 2 triliun dan dengan tambahan opsi pendanaan melalui pasar modal, GPSO berpotensi mengembangkan aset hingga mencapai Rp 5 triliun,” tulisnya dalam keterangan resmi.

Edi menegaskan bahwa pengambilalihan GPSO bukan hanya tentang kepemilikan saham, tetapi juga upaya memperluas sayap bisnis di sektor jasa, konstruksi industri, serta solusi mekanikal-sipil.

“Kami melihat potensi besar dalam sinergi antara kemampuan manufaktur kami dengan kapabilitas GPSO di bidang mesin besar dan peralatan industri,” ujar Edi.

Fokus pada Dua Pilar Utama

Menurut Kurniawan, Grup Tjokro terus fokus pada dua pilar utama, yaitu layanan dan manufaktur. Hal ini mencakup pembuatan komponen presisi, fabrikasi, instalasi, serta penyediaan mesin dan peralatan untuk sektor industri dan konstruksi.

“Kami tidak hanya membuat komponen lokal untuk otomotif, tetapi juga siap melayani kebutuhan mesin dari pembuatan, fabrikasi hingga instalasi untuk industri berat dan proyek infrastruktur,” ucapnya.

Proses Akuisisi dan Kewajiban Hukum

Sebagai informasi, PT PIMSF Pulogadung telah mengambil alih saham tersebut dan menjalankan kewajibannya termasuk penawaran tender wajib kepada pemegang saham publik sesuai regulasi.

Dalam rangka mengoptimalkan potensi bisnis, Grup Tjokro akan memperkuat kolaborasi dengan GPSO. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta memperluas pangsa pasar.

Beberapa langkah strategis yang akan dilakukan antara lain:

  • Meningkatkan kapasitas produksi dengan memanfaatkan teknologi terkini.
  • Memperluas jaringan distribusi ke berbagai daerah.
  • Mengembangkan produk-produk inovatif yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain itu, Tjokro Group juga akan fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Dengan tenaga ahli yang kompeten, perusahaan akan lebih mudah menghadapi tantangan pasar yang semakin dinamis.

Pengambilalihan ini juga memberikan peluang bagi GPSO untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan terkemuka di sektor jasa dan konstruksi. Dengan dukungan dana segar sebesar Rp 5 triliun, perusahaan akan lebih fleksibel dalam mengambil proyek-proyek besar.

Tjokro Group berkomitmen untuk terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Dengan visi yang jelas dan strategi yang matang, perusahaan siap menghadapi masa depan yang lebih cerah.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan