Pengguna Kereta Khusus Petani-Pedagang Naik 26 Persen

admin.aiotrade 09 Des 2025 3 menit 16x dilihat
Pengguna Kereta Khusus Petani-Pedagang Naik 26 Persen

Layanan Kereta Petani dan Pedagang Mulai Beroperasi

KAI Commuter mencatat peningkatan jumlah pengguna layanan Kereta Petani dan Pedagang sejak mulai beroperasi pada 1 Desember 2025. Layanan ini dirancang khusus untuk memfasilitasi mobilitas petani dan pedagang dalam mengangkut komoditas mereka, dengan kereta yang diintegrasikan dengan Commuter Line Merak.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Selama minggu pertama total pengguna Kereta Petani dan Pedagang sebanyak 844 orang,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, dalam keterangan tertulis.

Pada hari pertama operasional, jumlah pengguna tercatat sebanyak 96 orang. Dalam satu minggu sejak beroperasi, rata-rata pengguna harian meningkat menjadi 121 orang atau naik sekitar 26 persen. Peningkatan ini menunjukkan bahwa layanan tersebut mulai dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Penggunaan Layanan yang Meningkat

Karina menyebutkan bahwa jumlah tertinggi terjadi pada Sabtu, 6 Desember 2025, yakni sebanyak 140 pengguna. Menurutnya, hal ini menandakan bahwa masyarakat mulai memahami manfaat dari layanan tersebut.

“Kami berharap kehadiran Kereta Petani dan Pedagang dapat menjadi solusi transportasi yang mempermudah akses ekonomi masyarakat di sekitar jalur operasional,” ujarnya.

KAI Commuter mengoperasikan 14 perjalanan Kereta Petani dan Pedagang setiap hari. Berdasarkan catatan perusahaan, Stasiun Cikeusal menjadi titik keberangkatan dengan jumlah pengguna terbanyak, yaitu 287 orang. Disusul Stasiun Rangkasbitung sebanyak 167 pengguna dan Stasiun Serang sebanyak 119 pengguna.

Pola Penggunaan dan Kebijakan Registrasi

Menurut Karina, pola penggunaan paling padat terjadi di perjalanan pagi, saat petani dan pedagang membawa komoditas menuju pasar. Untuk mempermudah akses layanan, KAI Commuter mewajibkan pengguna melakukan registrasi di loket stasiun untuk mendapatkan Kartu Petani dan Pedagang.

Melalui kartu ini, pemiliknya dapat memesan dan membeli tiket hingga H-7 sebelum keberangkatan di seluruh loket stasiun Commuter Line Merak. Pemegang kartu juga diberikan akses lebih awal untuk masuk ke ruang tunggu, yakni dua jam sebelum jadwal keberangkatan.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberi kenyamanan lebih bagi penumpang yang membawa barang dagangan dalam jumlah besar. Karina memastikan evaluasi dan pemantauan akan terus dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas dan kebutuhan layanan transportasi bagi pelaku ekonomi rakyat.

Tarif dan Inisiatif Subsidi

Adapun tarif kereta api khusus petani dan pedagang rute Merak hingga Rangkasbitung dan sebaliknya ditetapkan Rp 3.000 per orang. “Kami instruksikan kepada KAI Commuter melalui skema public service obligation (PSO) untuk mematok tarif kereta petani dan pedagang pada harga Rp 3.000 seperti tarif layanan Commuter Line Merak agar tidak memberatkan masyarakat,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan Arif Anwar dalam keterangan tertulis.

Arif menjelaskan, PSO adalah insentif berupa subsidi dari pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian yang ditunjuk untuk menekan tarif kereta api agar dapat dinikmati semua kalangan dengan harga terjangkau. Layanan kereta api petani dan pedagang sebelumnya telah diperkenalkan pada awal November lalu sebagai inovasi dari KAI Commuter.

M. Faiz Zaki berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan