InJourney Airports Meraih Penghargaan di Bisnis Indonesia Logistics Awards 2025
Pada ajang Bisnis Indonesia Logistics Awards 2025 yang diselenggarakan pada 5 November 2025, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) berhasil meraih penghargaan untuk kategori Excellence in Airport Infrastructure and Connectivity. Penghargaan ini diberikan berdasarkan kinerja perseroan di sektor logistik, termasuk tata kelola yang baik, penerapan digitalisasi, inovasi teknologi, dan efisiensi layanan.
Ajang ini turut menghadirkan tokoh-tokoh ternama di sektor logistik, seperti Ketua Umum Indonesia National Shipowners’ Association (INSA), Ketua Umum Asosiasi Logistik Nasional (ALI), Sekjen DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), serta Redaktur Senior Sektor Transportasi & Logistik Bisnis Indonesia Group.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Transformasi di Berbagai Bandara

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus penegasan bahwa transformasi yang dilakukan perseroan di sektor logistik, khususnya kargo udara, berada di jalur yang tepat.
"InJourney Airports merupakan salah satu pengelola bandara terbesar di dunia dan dengan sumber daya yang ada, kami optimistis dapat terus meningkatkan kontribusi seluruh bandara sebagai bagian dari rantai pasok logistik, untuk mendukung sistem logistik nasional," ujar Mohammad R. Pahlevi.
"Keberadaan InJourney Airports salah satunya adalah untuk memperkuat logistik nasional, dan kami tengah menjalankan transformasi di bandara-bandara untuk mencapai tujuan tersebut. Transformasi yang dijalankan antara lain adalah memperkuat konektivitas udara, mensinergikan 37 bandara yang ada di barat hingga timur Indonesia demi kelancaran distribusi kargo udara," lanjutnya.
Konsep Regionalisasi dalam Pengelolaan Bandara

Dalam membangun dan memperkuat konektivitas, InJourney Airports menerapkan konsep regionalisasi yang saat ini terdapat 6 regional dalam pengelolaan 37 bandara. Tidak hanya konektivitas, peningkatan di sektor logistik juga dilakukan InJourney Airports melalui digitalisasi dan inovasi teknologi khususnya di terminal kargo yang ada di bandara-bandara guna efisiensi dalam pengelolaan dan pelayanan.
Layanan Pengiriman Kargo yang Menanjak

Pada periode Januari-September 2025, InJourney Airports secara kumulatif di 37 bandara melayani pengiriman sebanyak 1,1 juta ton kargo atau meningkat 2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Jumlah sepanjang 9 bulan pada 2025 itu terdiri dari sekitar 800 ribu ton kargo domestik dan 300 ribu ton kargo internasional.
Lima bandara tersibuk untuk angkutan kargo pada Januari-September 2025 adalah Soekarno-Hatta Tangerang (511 ribu ton), Bandara Sentani Jayapura (95 ribu ton), Sultan Hasanuddin Makassar (70 ribu ton), Juanda Surabaya (58 ribu ton), dan I Gusti Ngurah Rai Bali (49 ribu ton).
Mohammad R. Pahlevi menuturkan pengembangan pelayanan terus dilakukan InJourney Airports guna meningkatkan efisiensi dalam kargo udara. “Kami berupaya untuk terus meningkatkan kontribusi dalam mendorong efisiensi logistik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Mohammad R. Pahlevi.
InJourney Airports Meluncurkan ImaCXa untuk Mempercepat Transformasi
InJourney Airports juga resmi meluncurkan ImaCXa, sebuah inovasi teknologi yang bertujuan untuk mempercepat transformasi di sektor logistik. Selain itu, perseroan juga telah menerima 27 penghargaan bergengsi di ASQ Awards.