
Penguatan Wall Street Dibantu Kenaikan Saham Teknologi
Indeks bursa Amerika Serikat, Wall Street, ditutup menguat pada perdagangan Rabu (9/10) waktu setempat. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatat rekor penutupan tertinggi sepanjang masa, sementara Dow Jones Industrial Average tetap stabil.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kenaikan yang terjadi di Wall Street dipengaruhi oleh kenaikan saham teknologi, terutama emiten besar yang berkaitan dengan pengembangan kecerdasan buatan (AI). Saat ini, investor sedang memantau risalah pertemuan terakhir Federal Reserve untuk mencari petunjuk arah kebijakan suku bunga berikutnya. Namun, minimnya rilis data ekonomi akibat penutupan sementara pemerintahan AS juga menjadi faktor yang memengaruhi pasar.
Dow Jones turun tipis 1,20 poin atau 0,00% ke level 46.601,78. Sementara itu, S&P 500 naik 39,13 poin atau 0,58% menjadi 6.753,72, dan Nasdaq Composite melonjak 255,02 poin (1,12%) ke 23.043,38.
Perkembangan Sektor Teknologi dan Energi
Saham-saham teknologi menjadi yang teratas dalam kenaikan, terutama perusahaan-perusahaan besar (megacaps) yang terkait dengan AI. Sebaliknya, sektor energi, barang konsumsi pokok, dan properti tertinggal dari kenaikan indeks.
Asosiasi Bank Hipotek AS melaporkan bahwa permintaan kredit rumah turun 4,7% pada pekan lalu, meskipun suku bunga mulai menurun. Hal ini memberikan gambaran tentang kondisi pasar perumahan yang sedang menghadapi tantangan.
Euforia Terhadap AI dan Aset Aman
Euforia terhadap AI dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi serta geopolitik membuat investor beralih ke aset aman. Harga emas melampaui ambang batas US$ 4.000 per ons, mencatat rekor tertinggi dalam sejarah.
βKita telah menyaksikan dalam beberapa tahun terakhir, saham dan aset safe haven dapat bekerja sama. Sebagian dari hal itu berasal dari realitas ganda bahwa fundamental, untuk saat ini, mendukung valuasi yang lebih tinggi dari biasanya, dan pada saat yang sama, pengeluaran defisit harus dibiayai oleh utang tambahan,β ujar Bill Merz, Kepala Riset Pasar Modal di US Bank Wealth Management.
Penutupan Pemerintah dan Pengaruhnya pada Pasar
Penutupan pemerintah AS memasuki hari kedelapan. Kebuntuan di Kongres membuat pasar kehilangan data ekonomi resmi dalam waktu dekat. Akibatnya, investor menanti awal musim laporan keuangan kuartal ketiga pekan depan untuk mencari arah baru.
Risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menunjukkan perbedaan pandangan di antara para pembuat kebijakan. Beberapa anggota menilai pelonggaran kebijakan moneter masih diperlukan tahun ini, namun waktu dan besarannya masih belum pasti.
Prediksi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Pasar keuangan kini memperkirakan peluang 92,5% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan akhir bulan ini, 29 Oktober.
Dari 11 sektor utama di S&P 500, sektor teknologi menjadi penopang utama penguatan indeks, sementara energi mencatat penurunan paling tajam.
Pergerakan Saham dan Volume Perdagangan
Di antara saham-saham yang ramai diperbincangkan perdagangan kemarin adalah, Datadog naik 6,2% setelah Bernstein menaikkan target harga saham, Intercontinental Exchange turun 2,2% usai pemangkasan target harga oleh Barclays dan Fair Isaac Corp anjlok 9,8% setelah Equifax mengumumkan rencana menawarkan skor kredit hipotek yang lebih murah.
Sementara itu, harga emas yang melonjak mengangkat saham tambang emas Newmont dan Gold Fields, masing-masing naik 1,7% dan 3,7%.
Jumlah saham yang naik di Bursa Efek New York (NYSE) melebihi yang turun dengan rasio 1,74:1, sedangkan di Nasdaq rasio kenaikan terhadap penurunan mencapai 1,81:1.
S&P 500 mencatat 35 rekor tertinggi baru dan 6 terendah dalam 52 minggu terakhir, sementara Nasdaq mencatat 129 rekor tertinggi dan 62 terendah baru.
Volume perdagangan saham di bursa AS Wall Street mencapai 20,7 miliar lembar, lebih tinggi dari rata-rata 19,63 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari terakhir.