
Arema FC Kembali Dikalahkan Borneo FC di Kandang, Aremania Beri Peringatan Keras
Pertandingan antara Arema FC dan Borneo FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 berlangsung dengan dramatis. Di Stadion Kanjuruhan, kandang Arema FC, tim Singo Edan harus menerima kekalahan telak dari Borneo FC dengan skor akhir 3-1. Hasil ini memicu reaksi keras dari Aremania, pendukung setia Arema FC.
Laga yang Tidak Menguntungkan
Laga yang digelar pada Minggu, 26 Oktober 2025, di Stadion Kanjuruhan, Malang, menjadi momen sulit bagi Arema FC. Meskipun bermain di kandang sendiri, Arema FC gagal mengamankan kemenangan. Gol-gol Borneo FC dicetak oleh Mariano Peralta pada menit ke-3, Douglas Coutinho di menit ke-78, dan Juan Villa pada menit ke-90+10. Sementara itu, gol balasan Arema FC hanya tercipta melalui titik penalti oleh Dalberto Luan di menit ke-90+7.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kekalahan ini tidak hanya membuat Arema FC kalah di kandang, tetapi juga memperpanjang rentetan kekalahan mereka. Ini menjadi tiga kekalahan beruntun di kandang dalam kompetisi BRI Super League.
Alasan Kekalahan Menurut Pelatih
Setelah pertandingan, pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan penjelasan mengenai kekalahan timnya. Ia menyebutkan bahwa kebobolan cepat di dua menit pertama sangat mengganggu taktik yang telah disiapkan. Selain itu, Arema FC juga mengalami kerugian besar saat dua pemain mereka, Julian Guevara dan Bayu Setiawan, mendapat kartu merah di babak kedua. Hal ini memaksa Arema FC bermain dengan sembilan pemain, sehingga kesulitan untuk mengejar ketertinggalan.
"Di babak kedua kami sudah siap untuk membalas," ujarnya. "Tapi wasit mulai mengganggu dengan memberikan banyak kartu hingga dua pemain kami harus diusir."
Meski begitu, Marcos Santos tetap memuji kerja keras pemainnya. Ia juga meminta maaf kepada Aremania atas kekalahan ini.
Aremania Tidak Diam
Pasca kekalahan, Aremania langsung menemui official dan pemain Arema FC. Lebih dari 50 suporter Arema hadir di luar stadion, menantang para official yang hendak meninggalkan tempat. Mereka menunjukkan kekecewaannya sebagai bentuk dukungan agar Arema FC tidak kalah lagi di kandang.
Sam Nawi, salah satu perwakilan Aremania dari Curva Sud, memberikan peringatan keras. Ia menyatakan bahwa Aremania tidak akan menerima kekalahan lagi di kandang. "Saya memberikan warning kepada kalian. Kami gak mau kalah lagi di kandang. Kami suporter, sampai hidup sampai meninggal akan tetap di tribun."
Ia juga menegaskan bahwa meskipun ada pergantian pemain, pelatih, atau official, jiwa Aremania tetap sama. "Kami bukan merendahkan, tapi kalau pemain, pelatih manajemen, official bisa berganti-ganti orang, tapi jiwa kami tetap Arema."
Janji Marcos Santos
Marcos Santos juga mendengarkan masukan dari Aremania. Ia mendapatkan terjemahan dari Claudio de Jesus, mantan pemain Arema yang bertugas sebagai penerjemah. Ia berjanji akan memberikan kemenangan di pertandingan berikutnya.
"Saya berjanji dengan kalian. Apapun yang terjadi di luar, kalian gak mau nonton di stadion atau menonton langsung di stadion tapi di pertandingan kandang selanjutnya harus menang," katanya.
Setelah pertemuan tersebut, Aremania memberikan dukungan melalui yel-yel dan nyanyian. Mereka tetap berada di samping tim Arema FC, menjaga semangat dan motivasi.
Klasemen Sementara Super League 2025/2026
- BORNEO FC SAMARINDA – 24
- PERSIJA JAKARTA – 17
- MALUT UNITED FC – 17
- PERSITA – 17
- PSIM YOGYAKARTA – 15
- PERSIB BANDUNG – 13
- BALI UNITED FC – 13
- AREMA FC – 12
- PERSEBAYA SURABAYA – 11
- BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FC – 11
- PERSIK KEDIRI – 11
- DEWA UNITED BANTEN FC – 10
- MADURA UNITED FC – 9
- PSM MAKASSAR – 8
- PERSIJAP JEPARA – 8
- PSBS BIAK – 6
- PERSIS SOLO – 5
- SEMEN PADANG FC – 4