
Gerakan Koperasi Merah Putih Berkembang di Kabupaten Kotim
Di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), gerakan Koperasi Merah Putih terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sampai saat ini, tercatat sebanyak 185 koperasi Merah Putih yang telah resmi berbadan hukum dan memiliki akun microsite atau Simkopdes. Keberadaan koperasi-koperasi ini menjadi bukti nyata dari semangat masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi dari tingkat desa.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Bupati Kotim, Halikinnor, menyampaikan bahwa koperasi tidak hanya sebagai wadah ekonomi, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan solidaritas, kebersamaan, dan kesejahteraan bersama. Ia menilai capaian ini sebagai bentuk antusiasme dan semangat masyarakat Kotim dalam membangun ekonomi dari desa. Menurutnya, koperasi tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga tempat belajar tentang kemandirian, tanggung jawab, serta semangat maju bersama menuju desa yang makmur dan berdaya saing.
Dalam acara sosialisasi Koperasi Merah Putih yang diadakan pada hari Kamis (23/10), Bupati Halikinnor menjelaskan bahwa pembentukan koperasi Merah Putih merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa atau kelurahan Merah Putih. Melalui instruksi tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat yang mampu menggerakkan pembangunan dari bawah.
“Ini merupakan program strategis nasional yang perlu kita dukung bersama. Karena kebangkitan ekonomi Indonesia harus dimulai dari desa,” ujar Bupati Halikinnor.
Pentingnya Tata Kelola yang Baik dalam Pengelolaan Koperasi
Selain itu, Bupati Halikinnor menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam mengelola koperasi. Ia mengingatkan, pengurus dan pengawas koperasi harus menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan integritas agar lembaga tersebut bisa tumbuh sehat dan dipercaya masyarakat.
“Pengurus harus punya komitmen dan integritas tinggi untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak perekonomian lokal serta penopang kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai koperasi hanya aktif di atas kertas, tapi mati di lapangan,” tegasnya.
Dukungan Pemerintah Daerah untuk Perkembangan Koperasi
Menurut Halikinnor, Pemerintah Kabupaten Kotim akan terus memberikan dukungan melalui pelatihan, pendampingan, dan sinergi antar sektor agar koperasi yang ada dapat berkembang lebih maju, berdaya saing, dan mandiri. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi dan memperkuat kapasitas pengurus koperasi. Ia berharap, koperasi Merah Putih di Kotim dapat menjadi contoh gerakan ekonomi rakyat yang berhasil.
Apresiasi kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI
Halikinnor juga mengucapkan terima kasih kepada perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM RI yang turut hadir memberikan pembinaan dalam kegiatan tersebut. “Semoga ilmu dan pengalaman yang diberikan dapat menjadi inspirasi bagi para peserta untuk mengelola koperasi secara profesional dan berkelanjutan,” pungkasnya.