Pengusaha Belu Diduga Smuggling Ratusan Ribu Dolar dan BBM ke Timor Leste

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Pengusaha Belu Diduga Smuggling Ratusan Ribu Dolar dan BBM ke Timor Leste
Pengusaha Belu Diduga Smuggling Ratusan Ribu Dolar dan BBM ke Timor Leste

Operasi Penyelundupan Uang dan BBM di Wilayah Timor Leste

Sebuah operasi penyelundupan yang melibatkan uang dolar Amerika dan bahan bakar minyak (BBM) telah berhasil diungkap oleh Tim Gabungan Bea Cukai Timor Leste. Dalam operasi tersebut, sejumlah uang dalam jumlah besar serta BBM ilegal diamankan dari mobil-mobil yang melintasi perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penggeledahan di Wilayah Distrik Liquisa

Pada Rabu, 22 Oktober 2025, Tim Gabungan Bea Cukai Timor Leste melakukan pemeriksaan terhadap beberapa kendaraan yang mencurigakan. Hasilnya, mereka menemukan uang dolar Amerika sebanyak 111.000 dolar yang dibungkus dan disembunyikan dalam mobil Fuso yang berangkat dari Atambua, Kabupaten Belu, NTT. Selain uang, tim juga mengamankan 500 liter BBM jenis solar dan bensin yang diisi dalam jirgen berwarna biru serta oli.

Modus Operandi yang Rumit

Modus operandi yang digunakan oleh pelaku sangat rumit. Mobil-mobil tersebut melintas ke wilayah Timor Leste dalam kondisi kosong atau tanpa barang terlihat. Namun, mobil tersebut ditutup dengan terpal agar tampak seperti sedang membawa barang. Dengan cara ini, para pelaku berusaha menghindari pemeriksaan petugas di pintu perbatasan.

Uang dolar yang disimpan dalam karung putih diikat dan disembunyikan oleh sopir mobil. Hal ini menunjukkan bahwa para pelaku memiliki rencana matang untuk menyelundupkan uang dan BBM secara ilegal.

Komentar dari Ketua Tim Gabungan

Ketua Tim Gabungan, Jose Sarmento Freitas, menjelaskan bahwa operasi ini bukanlah kali pertama dilakukan. Ia menyebutkan bahwa operasi serupa telah dilakukan sebelumnya di kota-kota seperti Dili, Maliana, dan Suai. Saat ini, operasi dilakukan di wilayah Liquisa.

"Kami melakukan chek poin atau pemeriksaan terhadap sejumlah mobil dan berhasil menemukan uang dolar yang sementara kita amankan dengan para pelaku dan akan dibawa ke Pengadilan," kata Jose.

Selain uang, tim juga menemukan BBM jenis oli dan solar yang diamankan di lokasi kejadian.

Peran Pihak Keamanan Setempat

Pihak keamanan setempat, termasuk Kepolisian, Mouzinho Correia, menjelaskan bahwa sesuai aturan, siapa pun yang membawa uang dalam jumlah besar harus memiliki bukti atau rekomendasi dari pihak bank.

Menurut Mouzinho, tujuan para pelaku mungkin adalah untuk membeli hasil bumi di Kota Dili. Namun, mereka juga membawa BBM secara ilegal.

"Dalam kasus ini kami sebagai Polisi sudah mengambil keterangan dari 5 orang pelaku yang adalah Warga Negara Indonesia dan mengidentifikasi siapa pemilik uang dolar tersebut yang ada di Dili," tambah Mouzinho.

Proses Hukum yang Akan Dilakukan

Setelah pengamankan barang bukti, pihak Bea Cukai akan menyerahkan pelaku dan barang bukti ke pihak berwenang (Direktorat Kriminal) untuk diproses hukum lebih lanjut.

Tim Gabungan dalam operasi ini terdiri dari berbagai instansi seperti Bea Cukai, SNI atau BIN, Intel FDTL, PCIC atau Direktorat Kriminal Kepolisian Timor Leste.

Identifikasi Pelaku

Meskipun pengusaha yang disebut-sebut sebagai pemilik uang dan BBM tersebut berdomisili di Atambua, Kabupaten Belu, NTT, hingga berita ini dirilis, belum diketahui persis identitasnya.

Awak media masih melakukan penelusuran lebih dalam untuk mengungkap siapa pemilik dan dibalik dugaan penyelundupan uang dan BBM ke Timor Leste tersebut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan