Pengusaha di Atambua Diduga Smuggling BBM ke Timor Leste, Ini Cara Caranya

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Pengusaha di Atambua Diduga Smuggling BBM ke Timor Leste, Ini Cara Caranya
Pengusaha di Atambua Diduga Smuggling BBM ke Timor Leste, Ini Cara Caranya

Penyelundupan BBM dan Uang Ratusan Ribu Dolar Amerika di Wilayah Timor Leste

Tim gabungan Bea Cukai Timor Leste berhasil mengamankan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal di distrik Liquica pada Rabu, 22 Oktober 2025. BBM tersebut diduga merupakan milik seorang pengusaha besar yang berada di Atambua, Nusa Tenggara Timur.

Selain BBM, pihak Bea Cukai juga menemukan uang sebesar 111.000 dolar Amerika yang diduga digunakan untuk membeli hasil bumi. Informasi intelijen yang diperoleh dari sumber lokal menyebutkan bahwa uang dan BBM tersebut diselundupkan ke wilayah Timor Leste melalui perbatasan darat PLBN Motaain.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

BBM jenis oli tersebut dimasukkan ke dalam jerigen yang diangkut menggunakan lima mobil Fuso. Mobil-mobil ini diketahui milik seorang pengusaha besar di Atambua. Sementara itu, uang 111.000 dolar ditemukan dalam kemasan karung putih yang diikat dan disembunyikan oleh sopir mobil.

Modus Operandi Penyelundupan

Sumber intelijen menjelaskan bahwa modus operandi yang digunakan adalah dengan membawa mobil dalam kondisi kosong atau tanpa barang terlihat. Ketika diamankan, mobil ditutup terpal agar tidak terlihat sedang mengangkut barang. Hal ini dilakukan untuk menghindari pemeriksaan ketat oleh petugas di pintu perbatasan.

Ketua Tim Gabungan, Jose Sarmento Freitas, mengatakan bahwa operasi ini bukanlah yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, operasi serupa telah dilakukan di beberapa wilayah seperti Kota Dili, Maliana, Suai, dan kini dilanjutkan di wilayah Liquisa.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah mobil dan berhasil menemukan uang dolar yang saat ini kami amankan bersama para pelaku. Selanjutnya, mereka akan dibawa ke Pengadilan,” ujar Jose kepada media nasional Timor Leste.

Penjelasan dari Pihak Kepolisian

Mouzinho Correia dari kepolisian Timor Leste menjelaskan bahwa sesuai aturan, siapa pun yang membawa uang dalam jumlah besar harus memiliki bukti atau rekomendasi dari pihak bank. Tujuan mereka mungkin ingin membeli hasil bumi di Kota Dili, tetapi ternyata mereka juga membawa BBM jenis solar dan bensin secara ilegal.

Menurut Mouzinho, pelaku juga membawa uang dolar dalam jumlah besar. Seharusnya, mereka membutuhkan rekomendasi dari pemerintah Indonesia dan Timor Leste. Namun, fakta yang ada menunjukkan bahwa tidak ada rekomendasi yang diberikan.

“Dalam kasus ini, kami sebagai polisi sudah mengambil keterangan dari lima orang pelaku yang merupakan warga negara Indonesia dan mengidentifikasi siapa pemilik uang dolar tersebut yang ada di Dili,” tambah Mouzinho.

Proses Hukum Lanjutan

Selanjutnya, pihak Bea Cukai Timor Leste akan menyerahkan barang bukti dan pelaku ke pihak berwenang, yaitu Direktorat Kriminal, untuk diproses hukum lebih lanjut.

Tim Gabungan dalam operasi ini terdiri dari beberapa lembaga, antara lain:

  • Bea Cukai
  • SNI
  • Intel FDTL
  • PCIC atau Direktorat Kriminal Kepolisian Timor Leste

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan