
Ringkasan Berita:
- Penumpang kereta api Sumbar pada November 2025 mencapai 157,76 ribu orang, meningkat dibanding bulan sebelumnya.
- Kenaikan penumpang kereta api Sumbar tercatat 0,37 persen dibanding Oktober 2025
- Dibanding November 2024, penumpang kereta api Sumbar naik 5,28 persen dari 149,85 ribu orang.
- Seluruh data mencakup perjalanan kereta api lokal kelas ekonomi di wilayah Sumatera Barat.
- Divre II Sumbarmencatat tren kenaikan penumpang ini dalam laporan resmi angkutan kereta api November 2025.
aiotrade, PADANG -Jumlah penumpang kereta api Sumatera Barat (Sumbar) pada November 2025 kembali mengalami peningkatan.
Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat total keberangkatan penumpang mencapai 157,76 ribu orang pada periode tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Melihat laporan BPS Sumbar Sabtu (10/1/2026), capaian penumpang kereta api Sumbar ini naik 0,37 persen dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebanyak 157,17 ribu orang.
Seluruh penumpang berasal dari layanan kereta api lokal kelas ekonomi yang beroperasi di wilayah Sumatera Barat.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan penumpang kereta api Sumbar terlihat lebih tinggi.
Pada November 2024, jumlah penumpang tercatat sebanyak 149,85 ribu orang, sehingga terjadi kenaikan sebesar 5,28 persen pada November 2025.
Peningkatan penumpang kereta api Sumbar ini tercatat dalam laporan perkembangan angkutan kereta api Divre II Sumatera Barat.
Data tersebut menggambarkan aktivitas perjalanan masyarakat yang menggunakan layanan kereta api lokal.
Pencatatan penumpang kereta api Sumbar mencakup seluruh keberangkatan penumpang kelas ekonomi pada rute lokal.
Divre II Sumatera Barat menjadi unit yang melakukan pendataan dan pelaporan rutin setiap bulan.
Selain pergerakan orang, sektor logistik juga menunjukkan geliat besar di mana angkutan barang dari Indarung ke Pelabuhan Teluk Bayur menyentuh 125,46 ribu ton.
Angka pengiriman barang tersebut melesat hingga 22,57 persen hanya dalam waktu satu bulan.
Pihak otoritas mencatat peningkatan volume angkutan ini terjadi secara konsisten, meskipun untuk sektor barang masih terdapat selisih penurunan jika dibandingkan dengan periode November tahun sebelumnya.(*)