Penutupan Koreksi, Investor Asing Tambah Kepemilikan Saham BRMS

admin.aiotrade 30 Sep 2025 3 menit 16x dilihat
Penutupan Koreksi, Investor Asing Tambah Kepemilikan Saham BRMS
Featured Image

Investor Asing Terus Akumulasi Saham Bumi Resources Minerals

Beberapa investor asing tercatat melakukan akumulasi beli saham emiten tambang emas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun harga saham BRMS mengalami penurunan pada perdagangan terakhir bulan September 2025, minat dari pihak asing tetap tinggi.

Berdasarkan data Bloomberg, pada Selasa (30/9/2025), harga saham BRMS ditutup melemah sebesar 1,18% ke Rp840. Meski demikian, dalam satu bulan terakhir, saham BRMS berhasil tumbuh sebesar 76,47%. Sehingga, kinerja BRMS sepanjang tahun 2025 mencatatkan kenaikan sebesar 108,96%.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, Van Eck Associates Corp, sebuah perusahaan pengelola investasi berbasis di New York, Amerika Serikat, tercatat menambah kepemilikan saham BRMS secara bertahap. Perusahaan ini dikenal melalui penerbitan instrumen reksa dana jenis exchange-traded fund (ETF).

Pada Jumat (26/9/2025), Van Eck Associates Corporation melalui beberapa portofolio investasinya, memperluas kepemilikan saham BRMS. Dalam tiga hari perdagangan terakhir, yakni Selasa (23/9/2025) hingga Kamis (24/9/2025), Van Eck membeli tidak kurang dari 4,68 miliar saham BRMS. Kepemilikan sahamnya di BRMS pun meningkat dari posisi akhir bulan lalu sebesar 2,32 miliar menjadi 6,99 miliar.

Sebelumnya, pada Senin (22/9/2025) pukul 13.13 WIB, Bloomberg mencatat bahwa Van Eck Associates Corp membeli 3,56 miliar saham BRMS, sehingga total kepemilikannya menjadi 5,88 miliar saham. Aksi pembelian ini sejalan dengan masuknya BRMS dalam konstituen VanEck Gold Miners ETF (GDX).

Kinerja IHSG dan Pasar Modal Indonesia

Kinerja harga saham BRMS senada dengan indeks harga saham gabungan (IHSG). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mengalami pelemahan sebesar 0,77% ke level 8.061,06. IHSG dibuka di level 8.137,64 pada perdagangan hari ini.

Indeks komposit mencatatkan level terendah sebesar 8.042,82 dan level tertinggi sepanjang perdagangan hari ini di level 8.150,34. Nilai transaksi yang diperdagangkan mencapai Rp27,38 triliun, dengan volume transaksi sebesar 55,24 miliar dan frekuensi transaksi sebanyak 2,54 juta kali.

Kapitalisasi pasar modal Indonesia mencapai Rp14.890 triliun. Pada perdagangan hari ini, sebanyak 410 saham mengalami pelemahan, 304 saham menguat, dan 243 saham tidak berubah atau stagnan.

Peran Van Eck dalam Investasi Emas

Van Eck Associates Corp dikenal sebagai salah satu perusahaan pengelola investasi yang aktif dalam menjual instrumen reksa dana berbasis ETF. Salah satu produknya adalah VanEck Gold Miners ETF (GDX), yang mencakup berbagai perusahaan tambang emas global.

Dengan masuknya BRMS ke dalam konstituen ETF tersebut, hal ini memberikan indikasi bahwa saham BRMS memiliki potensi pertumbuhan yang baik di masa depan. Minat dari investor asing seperti Van Eck menunjukkan bahwa BRMS mendapatkan perhatian serius dari pasar internasional.

Investor asing yang terus memperluas kepemilikan saham BRMS juga menunjukkan bahwa mereka percaya pada prospek bisnis dan stabilitas perusahaan tambang emas ini. Meskipun harga saham BRMS sedang mengalami tekanan, tren akumulasi beli oleh investor asing menunjukkan adanya optimisme terhadap kinerja jangka panjang perusahaan.

Kesimpulan

Pergerakan harga saham BRMS yang cenderung melemah dalam beberapa hari terakhir tidak menghalangi minat investor asing untuk terus membeli saham perusahaan tambang emas ini. Dengan kenaikan kinerja jangka panjang yang signifikan, serta masuknya BRMS ke dalam konstituen ETF emas, saham BRMS terus menjadi target investasi bagi para pemain besar di pasar modal global.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan