Penyeberangan Bali-Banyuwangi Tembus 283.127 Orang H+2 Natal

Penyeberangan Bali-Banyuwangi Tembus 283.127 Orang H+2 Natal

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Penyeberangan Bali-Banyuwangi Tembus 283.127 Orang H+2 Natal. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Jumlah Penumpang Feri di Lintasan Gilimanuk-Ketapang Meningkat

Selama periode 15 hingga 27 Desember 2025, jumlah penumpang kapal feri yang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk di Bali menuju Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi mencapai 283.127 orang. Angka ini merupakan total akumulasi selama masa liburan tersebut.

Menurut Luthfi Adi Subarkah, Senior General Manager Regional III PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), jumlah penumpang meningkat sebesar 5 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024. Sementara itu, jumlah kendaraan bermotor yang menyeberang mencapai 83.146 unit.

Luthfi menyatakan bahwa pihaknya optimis layanan penyeberangan antara Gilimanuk dan Ketapang dapat berjalan aman, tertib, serta terkendali selama momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia mengatakan hal ini dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Selasa, 29 Desember 2025.

Mobilitas penumpang juga tercatat tinggi dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, dengan jumlah mencapai 302.181 orang. Sementara itu, jumlah kendaraan yang telah menyebrang mencapai 81.916 unit.

Secara keseluruhan, selama periode H-10 hingga H+2 Natal 2025, total kendaraan yang dilayani di kedua arah lintasan mencapai lebih dari 165 ribu unit. Sementara jumlah penumpang yang dilayani mencapai 585 ribu orang. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama momen libur akhir tahun.

Fasilitas dan Pengaturan untuk Menghadapi Kepadatan

Untuk menghadapi lonjakan penumpang dan kendaraan, lintasan Ketapang-Gilimanuk disediakan 55 unit kapal dan 17 dermaga yang siap melayani. Selain itu, tersedia buffer zone dan delaying system guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Pada kondisi puncak, kapasitas angkut dapat dioptimalkan melalui pengoperasian hingga 32 unit kapal. Dukungan tambahan diberikan oleh dermaga alternatif Bulusan serta sistem time based berthing (TBB) yang bertujuan mempercepat proses bongkar muat kendaraan.

Komitmen ASDP dalam Menyediakan Layanan Terbaik

Luthfi menjelaskan bahwa ASDP tetap mengutamakan keselamatan dan kelancaran layanan. Hal ini didukung oleh personel dan fasilitas pelabuhan yang memadai. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan, penumpang diimbau untuk memesan tiket kapal feri melalui aplikasi Ferizy sebelum keberangkatan.

Dengan adanya perencanaan dan pengaturan yang matang, ASDP berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan melalui lintasan Gilimanuk-Ketapang selama musim liburan.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar