Penyidikan Berjalan, Cikundul Jadi Incaran Investor

admin.aiotrade 17 Okt 2025 2 menit 13x dilihat
Penyidikan Berjalan, Cikundul Jadi Incaran Investor

Tiga Investor Tertarik Kelola Pemandian Air Panas Cikundul

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada tiga investor yang menunjukkan minat untuk mengikuti lelang pengelolaan objek wisata Pemandian Air Panas Cikundul di Kecamatan Lembursitu. Proses lelang ini diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disporapar) kota.

Menurut Ayep, antusiasme dari para investor terhadap pengelolaan kawasan wisata yang menjadi ikon Kota Sukabumi sangat tinggi. Ia menjelaskan bahwa proses lelang dilakukan melalui sistem beauty contest, atau kontes kecantikan, yang merupakan metode lelang terbuka untuk mencari investor yang mampu mengelola tempat wisata sekaligus memberikan kontribusi PAD serta manfaat bagi masyarakat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Ini sedang dalam proses, semua diserahkan ke Disporapar. Sampai saat ini sudah ada tiga pendaftar, dan mereka juga serius. Mudah-mudahan segera berinvestasi sekian puluh miliar rupiah," ujarnya saat diwawancarai.

Meski belum bisa memastikan nilai investasi yang diajukan oleh para peserta, Ayep menegaskan bahwa sistem penawaran terbuka akan diterapkan. Dia berharap seluruh proses dapat diselesaikan pada tahun 2025 agar hasil lelang bisa masuk ke anggaran pendapatan daerah.

"Mereka, para investor, yang membuat penawarannya, berapa investasinya, berapa kontribusi yang akan diberikan kepada Pemkot selama satu tahun. Nanti kita akan terbuka. Tidak ada lagi ke depannya temuan-temuan, kongkalikong, di mana pengeluaran jauh lebih besar dibanding pendapatan," tambahnya.

Ayep Zaki juga menegaskan bahwa proses lelang ini tidak terkait dengan dugaan penyelewengan retribusi wisata yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi. Ia menekankan bahwa langkah lelang ini merupakan bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan PAD secara transparan dan profesional.

"Tidak ada, tidak ada kaitannya dengan kasus. Ini adalah program wali kota yang baru ke depan memperbaiki Pemandian Air Panas Cikundul untuk dijadikan objek vital pendapatan asli daerah," ujarnya.

Terpisah, Kepala Disporapar Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, mengatakan bahwa proses lelang dilakukan melalui sistem beauty contest. Ia memastikan cara ini dipilih untuk menarik investor yang dianggap kompeten dan profesional dalam mengelola destinasi wisata tersebut.

Meski belum ada pengumuman pembukaan lelang resmi, Rahmat membenarkan jika sudah ada investor yang menunjukkan minat mengelola wisata Pemandian Air Panas Cikundul.

"Pengumuman belum, tapi memang sudah ada investor yang ngirong-ngirong (minat). Prinsipnya bukan sekadar mencari investor, tapi mencari mitra terbaik yang bisa mengelola PAP Cikundul dengan standar tinggi," ujar Rahmat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan