Penyidikan Kasus Korupsi Jalan DAK Kabir-Kaera Dimulai, 3 Saksi Diperiksa Polisi

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Penyidikan Kasus Korupsi Jalan DAK Kabir-Kaera Dimulai, 3 Saksi Diperiksa Polisi
Penyidikan Kasus Korupsi Jalan DAK Kabir-Kaera Dimulai, 3 Saksi Diperiksa Polisi

Penyidikan Kasus Korupsi Proyek Jalan Kabir-Kaera Diawali dengan Pemeriksaan Saksi

Polres Alor terus mempercepat proses penyidikan terkait dugaan korupsi proyek pekerjaan ruas jalan Kabir-Kaera di Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor. Proyek yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 ini kini telah berada pada tahap penyidikan setelah sebelumnya dilakukan gelar perkara oleh Tim Reskrim Polres Alor dan Polda NTT.

Pada Senin, 10 November 2025, Unit Tipikor Satreskrim Polres Alor mulai menjalani tahapan penyidikan. Menurut informasi yang diperoleh, pihak penyidik melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi dalam kasus ini. Mereka adalah Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK), kontraktor, serta pengawas proyek. Hal ini disampaikan oleh IPTU Amru Ichsan, Kasatreskrim Polres Alor, melalui wawancara dengan Media Kupang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kita hari ini mulai melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi dalam tahapan penyidikan. Mereka diperiksa sebagai saksi," ujar Ichsan. Ia menambahkan bahwa untuk pemeriksaan selanjutnya belum ada informasi lebih lanjut dari pihak penyidik.

Sebelumnya, kasus ini naik ke tahap penyidikan setelah dilakukan ekspose atau gelar perkara pada tanggal 30 Oktober 2025. Proses ini dilakukan oleh Tim Reskrim Polres Alor bersama Polda NTT. Dari data yang dikumpulkan, kasus ini pertama kali diusut oleh Tipikor Polres Alor pada tahun 2024.

Proyek jalan Kabir-Kaera yang dikelola oleh Dinas PUPR Kabupaten Alor ini memiliki nilai anggaran sekitar Rp3,5 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh CV. Fajar Baru. Meskipun tidak ada informasi resmi mengenai dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan, kasus ini menunjukkan adanya kecurigaan atas pengelolaan anggaran yang tidak transparan.

Beberapa pihak mengkhawatirkan dampak dari kasus ini terhadap kualitas infrastruktur yang dibangun. Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan bagaimana dana yang besar digunakan dalam proyek tersebut.

Langkah-Langkah yang Dilakukan oleh Penyidik

Berikut beberapa langkah yang dilakukan oleh penyidik dalam menuntaskan kasus ini:

  • Pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang terlibat dalam proyek
  • Pengumpulan bukti-bukti terkait pengelolaan anggaran
  • Analisis dokumen-dokumen proyek seperti kontrak kerja dan laporan keuangan
  • Koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas PUPR dan BPKP

Penyidik juga akan terus memantau perkembangan kasus ini agar dapat menemukan kebenaran dan memberikan keadilan bagi masyarakat. Proses penyidikan ini diharapkan dapat menjadi contoh dalam penegakan hukum terhadap tindak korupsi di daerah.

Dalam proses penyidikan, pihak penyidik juga akan mencari tahu apakah ada pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus ini. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua pihak yang bertanggung jawab mendapatkan sanksi sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, masyarakat diharapkan tetap waspada dan melaporkan jika menemukan indikasi korupsi di lingkungan sekitarnya. Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan dapat membantu pihak berwajib dalam menangani kasus-kasus serupa.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan