Kecelakaan Longboat di Selat Lebeno, Satu Penumpang Meninggal Dunia
Sebuah kecelakaan terjadi di perairan Selat Lebeno, Halmahera Utara, yang mengakibatkan satu penumpang longboat meninggal dunia. Insiden ini terjadi setelah longboat yang membawa delapan penumpang terbalik akibat ombak besar.
Peristiwa dan Lokasi Kejadian
Kejadian berlangsung pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIT. Longboat tersebut bertolak dari Desa Salube menuju kebun di wilayah Selat Lebeno. Namun, saat sampai di pesisir Lebeno, longboat dihantam ombak besar hingga terbalik. Dari delapan penumpang, tujuh orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang dilaporkan hilang.
Operasi pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dan masyarakat setempat untuk menemukan korban yang hilang. Korban akhirnya ditemukan sekitar 25 meter dari lokasi kejadian.
Proses Pencarian dan Evakuasi
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando Jofandri, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Salube pada Sabtu (18/4/2026) pukul 08.30 WIT. Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan RIB 03 Tobelo untuk melakukan pencarian.
Upaya pencarian juga dilakukan oleh warga setempat bersama aparat keamanan hingga pukul 22.00 WIT, namun belum membuahkan hasil. Pencarian dilanjutkan keesokan harinya dan korban berhasil ditemukan, ujarnya.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 216'14.15"N/12749'18.16"E. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kediaman keluarga di Desa Salube untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Identitas Korban dan Tim yang Terlibat
Korban yang meninggal dunia adalah Darman Hi Soleman (66), warga Desa Salube, Kecamatan Loloda, Halmahera Utara. Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan melakukan debriefing bersama keluarga dan menyatakan operasi pencarian resmi ditutup.
Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Adapun tim SAR gabungan yang terlibat terdiri dari Pos SAR Tobelo, Pos AL Tobelo, Pos Polairud Tobelo, Polsek Loloda Utara, Pemerintah Desa Salube, serta masyarakat dan keluarga korban.
Kesimpulan dan Pelajaran yang Diperoleh
Insiden ini menjadi peringatan penting tentang risiko perahu kecil di perairan yang tidak stabil. Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, nelayan dan pengguna perahu harus lebih waspada dan memastikan kesiapan alat keselamatan. Selain itu, kerja sama antara tim SAR, masyarakat, dan pihak berwenang sangat penting dalam menangani kecelakaan maritim seperti ini.