
aiotrade, JAKARTA — Pemerintah telah melakukan pengangkutan sebanyak 248,4 ton material yang terkontaminasi radionuklida Cesium-137 (Cs-137) dari 13 lokasi di luar kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Material tersebut kemudian disimpan di interim storage PT PMT guna mencegah penyebaran paparan radiasi ke lingkungan sekitar.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup Rasio Ridho Sani menjelaskan bahwa proses pengangkutan dan penyimpanan dilakukan dengan pengawasan ketat oleh tim gabungan. Sampai tanggal 20 Oktober, total material terkontaminasi yang berhasil diangkat mencapai 248,4 ton.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dari 13 titik tersebut, dua lokasi yakni titik A dan D telah dinyatakan clear and clean. Sementara dua lainnya yaitu C1 (L) dan I masih dalam proses pembersihan. Selain di luar kawasan industri, tim juga melakukan dekontaminasi pada 22 perusahaan dan 20 diantaranya sudah dinyatakan bersih.
Upaya mitigasi terus dilakukan oleh tim gabungan dari KBRN (Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir) Gegana Brimob, TNI AD Nubika, BRIN, Bapeten, serta Pemkab Serang. Tim memastikan seluruh kegiatan dekontaminasi berjalan sesuai standar keselamatan.
Pemerintah berkomitmen menangani kontaminasi Cs-137 secara tuntas dan cepat demi perlindungan masyarakat. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani kasus Cesium-137 di Serang. Kami bekerja cepat agar masyarakat terlindungi dan kegiatan industri dapat kembali berjalan dengan aman.
Indikator positif terlihat dari hasil pemantauan portal monitoring yang menunjukkan tidak ada lagi kendaraan terdeteksi terpapar Cs-137 sejak Jumat (17/10) pekan lalu. Komandan KBRN Gegana Brimob Yopie Indra Prasetya Sepang menambahkan area dekontaminasi dibagi ke dalam beberapa sektor untuk memudahkan pengawasan.
Di lokasi C1, laju dosis sudah di bawah ambang batas, sementara di titik F3 pengambilan tanah masih berlanjut karena dosis radiasi relatif tinggi. Rasio menuturkan pemerintah mengkaji dampak sosial dan ekonomi akibat proses dekontaminasi radionuklida Cesium-137 yang mulai dirasakan masyarakat.
Aktivitas warga di beberapa titik relokasi sementara dan sejumlah industri di kawasan Cikande mengalami penyesuaian selama kegiatan pembersihan berlangsung. Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus pada aspek keselamatan radiasi tetapi juga memperhatikan kondisi sosial-ekonomi masyarakat sekitar.
Kami memperhatikan semua aspek sosial, ekonomi, maupun kesehatan dari proses dekontaminasi ini. Adapun langkah relokasi sementara dilakukan demi memastikan keselamatan warga selama kegiatan stripping dan coring berlangsung.
Pembicaraan dengan warga dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial dan kecamatan. Kami pastikan hak-hak mereka terlindungi, mulai dari tempat tinggal hingga kebutuhan dasar. Rasio menilai percepatan proses dekontaminasi akan menekan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas, baik bagi warga maupun industri.
Semakin cepat dekontaminasi dilakukan, semakin cepat pula aktivitas masyarakat dan industri bisa berjalan normal kembali. Koordinasi lintas lembaga menjadi kunci keberhasilan proses pemulihan. Seluruh langkah pemerintah berorientasi pada pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Banten.
Fokus kami adalah keselamatan masyarakat, keberlanjutan ekonomi, dan memastikan kawasan Cikande kembali aman untuk aktivitas industri. Pemerintah tidak ingin terburu-buru melakukan pembersihan atau stripping sebelum relokasi warga dilakukan.
Proses dekontaminasi tidak bisa dilakukan tanpa memastikan keselamatan masyarakat dan petugas. Dia menilai relokasi sementara menjadi langkah penting agar tim dapat bekerja efektif di zona paparan tinggi.
Dekontaminasi yang aman dan cepat hanya bisa dilakukan jika masyarakat sementara dipindahkan dari lokasi. Sejumlah rumah dan kios warga di Desa Sukatani telah ditandai garis kuning dan stiker peringatan bahaya radiasi untuk memastikan area tersebut tidak dimasuki sembarangan.
Semakin cepat dekontaminasi dilakukan, semakin kecil dampak bagi masyarakat. Keselamatan menjadi hal utama dalam setiap keputusan yang kami ambil. Sementara itu, Kolonel Czi Yudil Hendro dari Nubika TNI AD menjelaskan proses stripping (pengupasan tanah) dan coring (pengambilan sampel) dilakukan untuk memastikan keamanan lahan.
Setelah deteksi menunjukkan dosis di bawah 2,5 mikrosievert, sampel tanah diperiksa di laboratorium BRIN. Hasil analisis laboratorium menjadi dasar bagi Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dalam menetapkan status keamanan lokasi.
Dari 4 sektor dekontaminasi yang kami tangani, dua sudah selesai dan dua masih berproses. Semua dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan keselamatan.