
aiotrade.CO.ID – JAKARTA.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 36,81 poin atau 0,43% menjadi 8.686,47 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/12). Para analis memberikan rekomendasi saham teknikal untuk perdagangan hari ini (17/12/2025). Berikut ulasan lengkapnya:
Rekomendasi Saham Teknikal
1. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)
BRIS ditutup melemah 2,18% secara harian ke Rp 2.240 pada Selasa (16/12/2025). Saat ini, BRIS berada dalam tahap limited downside dan memiliki peluang untuk rebound serta breakout resistance garis MA20. Hal ini bisa menjadi tanda reversal dari fase bearish menuju bullish.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Analisis teknikal menunjukkan RSI sebesar 36 dan MACD Histo -6. Dengan kondisi tersebut, rekomendasi yang diberikan adalah Buy on Weakness.
- Support: Rp 2.200
- Resistance: Rp 2.430
Menurut Muhammad Wafi dari Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), grafik BRIS dapat dilihat melalui TradingView.
2. PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)
LSIP kembali melanjutkan rebound setelah bertahan di atas golden rasio 61,8% fibonacci retracement atau di level Rp 1.130. Saat ini, saham LSIP sedang melakukan uji terhadap garis MA5.
RSI mulai keluar dari zona oversold, sehingga memberi peluang untuk speculative buy. Target harga yang diharapkan adalah ke level Rp 1.230. Namun, jika harga turun di bawah level support di Rp 1.120, maka perlu dibatasi.
Rekomendasi: Speculative Buy
- Support: Rp 1.120
- Resistance: Rp 1.230
Oktavianus Audi dari Kiwoom Sekuritas Indonesia merekomendasikan strategi ini berdasarkan analisis teknikal terkini.
3. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)
Pergerakan SMRA sudah mulai rebound dari support dengan munculnya volume pembelian. Hal ini memberi peluang bagi saham SMRA untuk menguat ke level Rp 412.
Namun, SMRA ditutup melemah 0,52% secara harian ke Rp 382 pada Selasa (16/12/2025). Meski demikian, ada potensi kenaikan jika tren positif terus berlanjut.
Rekomendasi: Buy on Weakness
- Support: Rp 362
- Resistance: Rp 394
Andhika Cipta Labora dari Kanaka Hita Solvera menilai bahwa SMRA memiliki potensi untuk kembali menguat dalam waktu dekat.
Kesimpulan
Berdasarkan analisis teknikal dari para ahli, beberapa saham seperti BRIS, LSIP, dan SMRA menunjukkan sinyal positif meskipun masih dalam fase penyesuaian. Investor disarankan untuk memperhatikan tingkat support dan resistance agar bisa mengambil keputusan yang tepat. Dengan memantau pergerakan pasar dan indikator teknikal, investor dapat memaksimalkan peluang profit dalam jangka pendek.