Perhutani KPH Gundih Sosialisasi Pensiun Iuran Pasti, Wawasan Baru bagi Purna Rimbawan

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 11x dilihat
Perhutani KPH Gundih Sosialisasi Pensiun Iuran Pasti, Wawasan Baru bagi Purna Rimbawan
Perhutani KPH Gundih Sosialisasi Pensiun Iuran Pasti, Wawasan Baru bagi Purna Rimbawan

Sosialisasi Perubahan Skema Pensiun di KPH Gundih

Perhutani melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih menggelar sosialisasi perubahan skema pensiun dari PPMP ke Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) di Kantor KPH Gundih, Rabu lalu. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi purna rimbawan untuk memahami mekanisme baru pengelolaan dana pensiun yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Perhutani KPH Gundih menyebut sosialisasi Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) merupakan upaya menyesuaikan sistem dengan regulasi serta menjaga kesinambungan manfaat bagi peserta. Direktur Keuangan dan Umum Dana Pensiun Perhutani, Kepala Divisi SDM Direksi, dan Wakil Ketua Penshutindo turut hadir mendampingi jajaran manajemen KPH Gundih.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Administratur KPH Gundih, Haris Setiana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh purna rimbawan yang sudah terverifikasi dan hadir dalam kegiatan tersebut. “Kami ucapkan selamat datang kepada para purna rimbawan yang jumlahnya mencapai 291 orang di wilayah Kabupaten Grobogan,” ujar Haris dalam sambutannya.

Ia menjelaskan kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Kantor KPH Gundih dan Kantor Waka Kradenan agar seluruh peserta bisa mengikuti secara merata. Untuk wilayah Kantor KPH Gundih diikuti 137 peserta dari Kecamatan Geyer, Toroh, dan Pulokulon, sedangkan di Kradenan tercatat 154 peserta hadir aktif.

Menurut Haris, perubahan skema ini menegaskan kepedulian Perhutani dan Dana Pensiun terhadap kesejahteraan purna rimbawan di seluruh wilayah kerja. PPMP sebelumnya menetapkan manfaat berdasarkan rumus tetap, sementara PPIP bergantung pada akumulasi iuran peserta dan hasil investasi yang berkembang.

Melalui skema baru itu, manfaat pensiun akan menyesuaikan kontribusi dan kinerja dana, sehingga peserta memperoleh transparansi dan kendali lebih besar.

Kepala Divisi SDM Direksi Perhutani, Cahyo Kawendar, menegaskan pentingnya sosialisasi PPIP agar setiap peserta memahami hak dan mekanisme baru yang diterapkan. “Sosialisasi ini momentum penting agar seluruh purna rimbawan memahami mekanisme baru dalam program pensiun,” ungkap Cahyo dalam sambutan resminya.

Ia menambahkan bahwa perubahan sistem ini bukan pengurangan hak, melainkan penguatan tata kelola serta jaminan kesinambungan dana bagi para pensiunan. Perhutani memastikan seluruh peserta tetap memperoleh perlindungan, dengan pengelolaan yang akuntabel serta hasil investasi yang terbuka dan dapat dipantau.

Cahyo juga menegaskan bahwa implementasi PPIP akan menjadikan pengelolaan dana pensiun lebih adaptif terhadap perubahan ekonomi dan peraturan pemerintah.

Sementara itu, salah satu purna rimbawan bernama Tabran mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi yang dianggap terbuka dan mudah dipahami. “Kami berterima kasih kepada Perhutani dan Dana Pensiun yang memberikan penjelasan secara jelas dan menenangkan,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Menurut Tabran, kegiatan ini membuat para purna rimbawan lebih percaya terhadap sistem baru dan yakin hak mereka tetap aman di bawah PPIP.

Kegiatan serupa akan terus digelar di wilayah kerja lain, guna memastikan seluruh purna rimbawan memahami skema baru yang dijalankan Perhutani secara nasional.

Melalui Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), Perhutani berupaya memperkuat kesejahteraan peserta dan memastikan keberlanjutan dana pensiun jangka panjang. Dengan komitmen Perhutani KPH Gundih terhadap transparansi, akuntabilitas, dan layanan peserta, purna rimbawan diharapkan tetap merasa menjadi bagian keluarga besar Perhutani.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan