Periksa rekomendasi saham ASII, ICBP, ISAT, JPFA, dan PGAS hari Senin (15/12)

admin.aiotrade 14 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Periksa rekomendasi saham ASII, ICBP, ISAT, JPFA, dan PGAS hari Senin (15/12)

Pergerakan IHSG dan Prediksi Analis Binaartha Sekuritas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan pada perdagangan Jumat (12/12/2025), dengan penutupan di level 8.660,50 atau naik sebesar 0,46%. Meskipun terjadi kenaikan tipis, analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, memberikan prediksi bahwa IHSG masih rentan terhadap koreksi lebih lanjut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ivan menyebutkan bahwa jika indeks tidak mampu menembus level resistensi di atas 8.690, maka potensi pelemahan dapat berlanjut hingga menguji level support selanjutnya di 8.493. Sebaliknya, apabila IHSG berhasil melewati level 8.690, peluang penguatan akan terbuka dengan target resistance internal berikutnya di 8.742.

Level Support dan Resistance yang Penting

Dalam laporan risetnya, Ivan menjelaskan bahwa level support IHSG saat ini berada di 8.493, 8.361, dan 8.255. Sementara itu, level resistance yang perlu diperhatikan adalah 8.690, 8.742, 8.877, dan 8.941. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish, yang menjadi indikasi bahwa pasar masih dalam kondisi yang cenderung negatif.

Rekomendasi Saham dari Binaartha Sekuritas

Binaartha Sekuritas memberikan beberapa rekomendasi saham untuk investor, sebagai berikut:

  1. PT Astra International Tbk (ASII)
  2. Rekomendasi: Buy on weakness
  3. Rentang harga: Rp 5.950–Rp 6.150 per saham
  4. Target harga terdekat: Rp 7.000 per saham
  5. Analisa: ASII menghadapi support fraktal di Rp 6.325. Jika harga berhasil menembus di bawah level tersebut, maka kemungkinan besar akan terjadi koreksi wave (iv) menuju Rp 5.950. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.

  6. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

  7. Rekomendasi: Hold
  8. Target harga terdekat: Rp 8.500 per saham
  9. Analisa: ICBP memiliki potensi rebound jika harga tetap berada di atas support Fibonacci Rp 7.900. Namun, jika harga turun di bawah level tersebut, maka kemungkinan besar akan terjadi ekstensi koreksi menuju Rp 7.600. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral.

  10. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT)

  11. Rekomendasi: Hold
  12. Target harga terdekat: Rp 2.680 per saham
  13. Analisa: ISAT berpotensi melanjutkan koreksi wave (iv) untuk menguji support Fibonacci di level Rp 2.230. Rebound untuk memulai wave (v) akan terjadi setelahnya jika level tersebut tetap bertahan. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral.

  14. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

  15. Rekomendasi: Hold
  16. Target harga terdekat: Rp 2.800 per saham
  17. Analisa: JPFA diperkirakan akan melanjutkan tren naik menuju Rp 2.960–Rp 3.090 selama harga tidak turun di bawah Rp 2.410 sebagai support krusial. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral.

  18. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

  19. Rekomendasi: Hold
  20. Target harga terdekat: Rp 1.895
  21. Analisa: PGAS diperkirakan dapat segera memulai koreksi wave (ii) setelah menembus di atas resistensi fraktal Rp 1.895 untuk mengakhiri tren naik wave (i). Indikator MACD menunjukkan kondisi netral.

Kesimpulan

Prediksi dari Ivan Rosanova menunjukkan bahwa IHSG masih dalam fase yang rentan terhadap koreksi, terlebih jika tidak mampu menembus level resistensi penting. Investor disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan level-level support serta resistance yang telah ditentukan. Dengan demikian, strategi investasi yang tepat akan sangat penting dalam menghadapi fluktuasi pasar saham.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan