Peringatan Cuaca Ekstrem Sulawesi Utara Hingga 9 November 2025

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 17x dilihat
Peringatan Cuaca Ekstrem Sulawesi Utara Hingga 9 November 2025
Peringatan Cuaca Ekstrem Sulawesi Utara Hingga 9 November 2025

Warga Sulawesi Utara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Potensi Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada periode 7–9 November 2025. Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebutkan bahwa hujan lebat disertai angin kencang berpeluang mengguyur sejumlah wilayah di Sulawesi Utara. Untuk itu, masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama mereka yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.

Beberapa faktor yang memengaruhi kondisi cuaca ini antara lain:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  • Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) di wilayah Maritime Continent
  • Suhu muka laut yang lebih hangat dari biasanya
  • Anomali radiasi gelombang panjang (OLR) yang menunjukkan peningkatan aktivitas pembentukan awan hujan
  • Perkembangan Gelombang Atmosfer Kelvin yang memperkuat potensi konveksi di wilayah Sulut

Selain itu, keberadaan Badai Tropis “Fung-Wong” di Samudera Pasifik Barat, meskipun tidak melintas langsung di wilayah Indonesia, memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang.

Kondisi ini diprediksi akan memicu hujan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang di beberapa daerah, seperti Manado, Bitung, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.

Wilayah Terdampak Potensi Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Berikut adalah daftar wilayah yang diprediksi terdampak oleh potensi cuaca ekstrem selama periode 7–9 November 2025:

Kota Manado

  • Potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
  • Waspada genangan dan pohon tumbang di kawasan padat permukiman

Kota Bitung

  • Angin kencang dan hujan dengan intensitas bervariasi
  • Waspada gelombang tinggi untuk wilayah pesisir dan pelabuhan

Kabupaten Minahasa Utara

  • Potensi hujan lebat dan tanah longsor di daerah perbukitan
  • Waspada banjir di wilayah rendah dan aliran sungai

Kabupaten Minahasa Tenggara

  • Intensitas hujan meningkat berpotensi memicu pergerakan tanah
  • Kawasan rawan longsor diharap meningkatkan kewaspadaan

Kabupaten Bolaang Mongondow

  • Hujan sedang hingga lebat
  • Waspada banjir bandang di wilayah aliran sungai

Kepulauan Sitaro (Siau, Tagulandang, Biaro)

  • Angin kencang berpotensi merusak atap bangunan ringan
  • Waspada gelombang tinggi bagi nelayan

Kepulauan Sangihe

  • Cuaca tidak stabil dengan potensi hujan lebat
  • Daerah lereng dan tebing perlu meningkatkan kewaspadaan longsor

Kepulauan Talaud

  • Angin kencang dan hujan deras berpotensi menimbulkan kerusakan permukiman
  • Waspada pohon tumbang dan kerusakan ringan pada rumah warga

Himbauan kepada Masyarakat

BMKG mengimbau pemerintah daerah serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti:

  • Genangan air dan banjir
  • Tanah longsor
  • Pohon tumbang
  • Kerusakan bangunan akibat angin kencang

Wilayah dengan topografi curam atau rawan longsor diminta memberi perhatian khusus, termasuk meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk respons cepat apabila terjadi bencana.

Langkah Pencegahan yang Disarankan

Masyarakat diminta melakukan langkah-langkah pencegahan berikut:

  • Amankan barang-barang berharga dan struktur rumah yang rentan angin kencang.
  • Hindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin kencang.
  • Untuk nelayan dan pengguna transportasi laut, perhatikan kondisi gelombang tinggi sebelum melaut.
  • Segera laporkan kejadian bencana ke aparat desa/kelurahan, BPBD, maupun pihak berwenang terdekat.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan