Peringatan Dini Gelombang di 15 Wilayah Perairan Maluku

Peringatan Dini Gelombang di 15 Wilayah Perairan Maluku
Peringatan Dini Gelombang di 15 Wilayah Perairan Maluku

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Wilayah Maluku

Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon telah mengeluarkan peringatan dini mengenai adanya gelombang tinggi yang berlaku dari tanggal 26 hingga 29 April 2026. Peringatan ini dikeluarkan sebagai tindakan pencegahan terhadap potensi bahaya yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

BMKG menyampaikan bahwa terdapat 15 wilayah di perairan Maluku yang berpotensi mengalami gelombang sedang dengan ketinggian mencapai antara 1,25 hingga 2,5 meter. Hal ini didasarkan pada kondisi sinoptik atau pola angin yang terjadi di wilayah tersebut. Secara umum, arah angin bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 25 knot.

Kecepatan angin yang lebih tinggi, yaitu ? 25 knot, diprakirakan terjadi di beberapa wilayah khusus seperti:

  • Perairan Selatan Pulau Buru
  • Perairan Pulau Ambon - Pulau Lease
  • Perairan Selatan Maluku Tengah
  • Perairan Seram Bagian Timur (Pulau Gorong)
  • Perairan Seram Bagian Timur (Utara)
  • Perairan Seram Bagian Timur (Selatan)
  • Perairan Kepulauan Kai
  • Perairan Utara Kepulauan Aru
  • Perairan Selatan Kepulauan Aru
  • Perairan Barat Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Kepulauan Babar
  • Perairan Kepulauan Sermata Kepulauan Leti
  • Perairan Wetar
  • Laut Banda
  • Laut Arafuru bagian Barat dan Laut Arafuru bagian Tengah

Berikut adalah daftar lengkap 15 wilayah perairan Maluku yang berpotensi mengalami gelombang tinggi:

  • Perairan Selatan Maluku Tengah
  • Perairan Seram Bagian Timur (Selatan)
  • Perairan Seram Bagian Timur (Pulau Gorong)
  • Perairan Kepulauan Banda Neira
  • Perairan Kepulauan Kai
  • Perairan Utara Kepulauan Aru
  • Perairan Selatan Kepulauan Aru
  • Perairan Barat Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Kepulauan Babar
  • Perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Leti
  • Kepulauan Wetar
  • Laut Banda
  • Laut Arafuru bagian barat
  • Laut Arafuru bagian tengah

Saran Keselamatan untuk Pelayaran

Ketinggian gelombang yang terjadi dapat membahayakan keselamatan pelayaran. Oleh karena itu, BMKG memberikan beberapa saran keselamatan:

  • Untuk perahu nelayan, diperlukan kehati-hatian jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
  • Kapal tongkang juga harus memperhatikan kondisi cuaca, terutama ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Peringatan ini penting untuk disampaikan kepada masyarakat dan pelaku pelayaran agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Dengan informasi yang diberikan oleh BMKG, diharapkan dapat meminimalisir risiko yang mungkin terjadi akibat gelombang tinggi.