Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Kalibata
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara ziarah nasional dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada malam hari menjelang Hari Pahlawan 10 November 2025. Acara berlangsung dengan penuh kesan khidmat dan menghadirkan sejumlah tokoh penting negara.
Upacara dilaksanakan di bawah langit malam yang cerah, diikuti oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta jajaran TNI-Polri dan pejabat negara lainnya. Dalam suasana hening, Presiden Prabowo meletakkan karangan bunga dan memimpin mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pejuang Pertempuran Surabaya 1945 yang gugur demi kemerdekaan Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pesan Presiden Prabowo

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya mengingat perjuangan para pahlawan. Ia menyampaikan bahwa masyarakat harus tetap menghormati mereka yang telah berjuang melawan penjajahan pada 10 November 1945. Presiden didampingi pasukan Paspampres, meletakkan karangan bunga di tugu makam pahlawan. Upacara dilanjutkan dengan prosesi mengheningkan cipta. Sebelumnya, Prabowo mengajak seluruh peserta upacara untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan.
“Marilah kita mengenang arwah dan jasa para pahlawan yang telah gugur membela kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia. Khususnya mereka yang gugur dalam perlawanan terhadap kekuatan asing yang mendukung penjajahan kembali bangsa Indonesia oleh bangsa asing,” ujar Prabowo.
“Dengan perlawanan dan pengorbanan yang begitu besar, mereka telah mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia. Janganlah kita sekali-sekali melupakan jasa mereka, kepahlawanan mereka. Mengheningkan cipta, mulai,” sambungnya.
Prosesi mengheningkan cipta berlangsung khidmat. Setelah itu, Presiden Prabowo bersama seluruh peserta upacara memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang gugur.
Semangat “Merdeka atau Mati” Harus Tetap Hidup

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyoroti semangat perjuangan para pahlawan dalam Pertempuran Surabaya 10 November 1945. Ia menyebut bahwa keberanian rakyat kala itu menjadi simbol tekad bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan.
“Semangat ‘Merdeka atau Mati’ yang bergema dari Surabaya,” ujar Presiden, “harus terus hidup dalam sanubari setiap anak bangsa.” Prabowo menegaskan bahwa semangat tersebut perlu dijaga agar generasi penerus tidak melupakan nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.
Kehadiran Para Pemimpin Negara dan Petinggi TNI-Polri

Upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Di antara mereka adalah Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Dari unsur TNI dan Polri, hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.
Kehadiran para pemimpin negara ini menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
Tema Hari Pahlawan 2025

Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti di masa lalu, melainkan harus diteruskan oleh generasi penerus bangsa. Melalui semangat ini, pemerintah mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai kepahlawanan seperti keberanian, pantang menyerah, dan semangat gotong royong.
Nilai-nilai itu diharapkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bekerja, belajar, maupun berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Itulah rangkaian dan momen peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 bersama Presiden Prabowo.