
Presiden Prabowo Meminta Sekolah Waspadai Pengaruh Game Online dan Perundungan
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini menggelar rapat terbatas untuk menangani insiden ledakan yang terjadi di SMA 72 Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan instruksi kepada sekolah-sekolah untuk lebih waspada terhadap pengaruh game online dan perundungan yang terjadi di kalangan siswa.
Rapat tersebut berlangsung di kediaman Presiden di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Minggu, 9 November 2025 sore. Hadir dalam rapat tersebut antara lain Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta beberapa pejabat lainnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, Presiden menyampaikan bahwa penting bagi pihak sekolah dan pemerintah untuk membatasi pengaruh dari game online. Hal ini dilakukan karena dampaknya dapat sangat besar terhadap perilaku siswa, bahkan berpotensi memengaruhi masa depan mereka.
Pengaruh Game Online yang Mengkhawatirkan
Prasetyo menjelaskan bahwa pengaruh game online tidak bisa diabaikan. Ia mencontohkan game bergenre perang seperti PUBG, yang memiliki elemen kekerasan dan penggunaan senjata api. Menurutnya, dalam game tersebut, siswa bisa dengan mudah belajar tentang cara menggunakan senjata dan melihat tindakan kekerasan sebagai sesuatu yang biasa.
“Jadi perlu ada pembatasan. Di situ jenis-jenis senjata mudah sekali dipelajari, dan ini bisa lebih berbahaya. Secara psikologis, mereka yang terbiasa melakukan kekerasan (di dalam game) bisa menganggap hal itu sebagai sesuatu yang biasa,” ujar Prasetyo.
Ia menekankan bahwa tindakan-tindakan yang dilakukan di dalam game bisa memengaruhi pola pikir dan sikap siswa terhadap dunia nyata. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah yang lebih ketat untuk membatasi akses siswa terhadap game-game yang memiliki konten negatif.
Perhatian Terhadap Perundungan di Sekolah
Selain masalah game online, Presiden juga memperhatikan isu perundungan di kalangan siswa. Ia meminta pihak sekolah untuk lebih waspada terhadap fenomena ini, terutama setelah muncul informasi dari kepolisian bahwa terduga pelaku ledakan di SMA 72 adalah korban bullying.
“Kita sampaikan sekali lagi, kalau berkenaan dengan masalah bullying, kita sebagai sesama anak bangsa harus menghindari hal-hal yang tidak baik atau berimplikasi buruk seperti aksi-aksi perundungan,” tambah Prasetyo.
Ia menegaskan bahwa perundungan bisa menjadi akar dari tindakan ekstrem yang dilakukan oleh siswa, termasuk tindakan kriminal seperti yang terjadi di SMA 72. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih proaktif dari pihak sekolah dan orang tua untuk mencegahnya.
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan
Beberapa langkah yang direkomendasikan dalam rapat tersebut antara lain:
- Peningkatan pengawasan terhadap aktivitas siswa di media digital.
- Edukasi kepada siswa tentang dampak negatif dari game online dan perundungan.
- Kerja sama antara pihak sekolah, keluarga, dan aparat keamanan untuk memastikan lingkungan sekolah aman dan sehat.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat mengurangi risiko tindakan kriminal yang dilakukan oleh siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan damai.