
Kegiatan Khitan Massal Gratis di Bondowoso
Komunitas Nduk Nik Militans (N2M) yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menggelar acara khitanan massal gratis untuk masyarakat Bondowoso, Jawa Timur. Acara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri 2025 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 30 anak dengan usia berkisar antara 3 hingga 14 tahun. Proses sunat dilakukan oleh tenaga profesional, sehingga para anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik dan aman.
Nihayatul menjelaskan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh komunitas N2M. Tujuan utama dari acara ini adalah untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok yang kurang mampu.
“Khitanan ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi juga bagian dari pengabdian kami kepada umat. Momen Hari Santri kami maknai dengan pengabdian nyata, yaitu menghadirkan layanan kesehatan dasar yang layak dan aman untuk anak-anak dari keluarga yang membutuhkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Program khitan massal ini menargetkan anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah pedesaan Bondowoso dan sekitarnya. Selain bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan reproduksi dan kebersihan diri sejak dini.
“Saya bangga kepada teman-teman N2M. Mereka ini ada yang alumni pesantren dan aktif di dunia kesehatan, baik itu perawat, bidan, tenaga medis, dan terus menghidupkan semangat khidmah di tengah masyarakat,” tambahnya.
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa ini menambahkan bahwa semangat gotong royong dan pengabdian sosial seperti yang dilakukan N2M mencerminkan jiwa santri yang peduli, tangguh, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Inilah bentuk nyata kehadiran negara melalui wakil rakyat dan komunitas relawan santri yang bekerja langsung di akar rumput,” pungkasnya.
Manfaat dan Tujuan Kegiatan
Kegiatan khitanan massal ini memiliki beberapa manfaat yang signifikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu. Berikut beberapa manfaat utamanya:
- Pengurangan Beban Ekonomi: Kegiatan ini memberikan layanan kesehatan secara gratis, sehingga mengurangi biaya yang harus dibayarkan oleh keluarga.
- Peningkatan Kesadaran Kesehatan: Melalui kegiatan ini, masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan reproduksi dan kebersihan diri.
- Penguatan Kepedulian Sosial: Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial di kalangan masyarakat.
Partisipasi dan Kontribusi Komunitas
Komunitas N2M turut serta dalam kegiatan ini dengan berbagai kontribusi. Beberapa anggota komunitas ini berasal dari latar belakang pesantren dan aktif dalam bidang kesehatan, seperti perawat, bidan, dan tenaga medis. Hal ini menjadikan kegiatan khitanan massal lebih profesional dan efektif.
Selain itu, partisipasi dari komunitas ini juga menunjukkan semangat gotong royong dan pengabdian yang tinggi. Mereka tidak hanya berperan sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Kesimpulan
Acara khitanan massal yang digelar oleh N2M ini menjadi contoh nyata dari upaya pemerintah dan komunitas dalam memberikan layanan kesehatan yang layak bagi masyarakat. Dengan berbagai manfaat yang diberikan, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif pada kesehatan anak-anak, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan reproduksi.