
Arema FC mengadakan doa bersama dan khataman Al-Quran untuk merayakan tiga tahun peringatan tragedi Kanjuruhan. Tragedi ini menyebabkan 135 nyawa melayang.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan bahwa duka akibat tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 adalah duka abadi yang akan selalu diingat. Doa dan khataman dilakukan di Kandang Singa, kantor Arema FC.
"Di hadapan keluarga korban dan seluruh elemen masyarakat, izinkan saya, mewakili Arema FC, untuk sekali lagi menyampaikan bahwa duka ini adalah duka abadi kita bersama," ujar Yusrinal dalam keterangan resminya.
Yusrinal menambahkan bahwa pihaknya akan tetap berada di sisi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Arema FC akan terus berupaya meringankan beban para keluarga yang ditinggalkan.
"Kami sadar, tidak ada yang bisa menggantikan kehilangan yang ada. Namun, komitmen kami adalah untuk terus membersamai keluarga korban, berjalan beriringan, mendengarkan, dan berupaya sekuat tenaga meringankan beban yang dipikul,” ucap Yusrinal.
Tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022. Tragedi tersebut terjadi setelah pertandingan Arema vs Persebaya di ajang Liga 1.
Upacara Doa Bersama dan Khataman Al-Quran
Pada upacara doa bersama dan khataman Al-Quran, Arema FC memilih lokasi yang memiliki makna penting, yaitu Kandang Singa, tempat yang menjadi pusat aktivitas klub. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban dan juga sebagai wujud dukungan moral kepada keluarga mereka.
- Acara dihadiri oleh keluarga korban, tokoh masyarakat, serta anggota Arema FC.
- Seluruh peserta mengikuti prosesi doa dengan penuh khidmat.
- Di akhir acara, para peserta membaca Al-Quran secara bersama-sama sebagai bentuk persembahan untuk arwah para korban.
Komitmen Arema FC Terhadap Keluarga Korban
Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa Arema FC tidak hanya sekadar melakukan ritual doa dan khataman, tetapi juga berkomitmen untuk tetap memberikan dukungan jangka panjang kepada keluarga korban. Pihak klub telah menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga dan organisasi untuk memastikan kebutuhan keluarga korban terpenuhi.
- Arema FC terus memperhatikan kondisi keluarga korban melalui program bantuan sosial.
- Klub juga aktif dalam memberikan dukungan psikologis kepada keluarga korban.
- Dukungan finansial juga diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang terkena dampak tragedi.
Tragedi Kanjuruhan: Kenangan yang Tak Terlupakan
Tragedi Kanjuruhan terjadi usai pertandingan antara Arema FC dan Persebaya di Liga 1. Saat itu, suporter Arema FC dan Persebaya saling berebut tiket, sehingga memicu kerumunan yang tidak terkendali. Akibatnya, banyak korban terinjak dan terjepit hingga meninggal dunia.
- Tragedi ini menjadi salah satu peristiwa paling memilukan dalam sejarah sepak bola Indonesia.
- Dalam waktu singkat, jumlah korban meninggal mencapai 135 orang.
- Tragedi ini juga memicu berbagai investigasi dan perubahan regulasi dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.
Tiga Tahun Setelah Tragedi
Tiga tahun setelah tragedi Kanjuruhan, Arema FC masih terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berolahraga. Klub juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
- Arema FC terus mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keselamatan dalam acara olahraga.
- Klub juga memperkuat hubungan dengan pihak berwenang untuk memastikan keamanan dalam pertandingan.
- Semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama tetap menjadi nilai utama yang dipegang oleh Arema FC.
