Sejarah Perusahaan Aqua dan Sumber Air yang Digunakan

Pabrik air minum Tirta Investama di Subang, Jawa Barat, menjadi perhatian setelah dikunjungi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Turut disinggung dalam video tersebut adalah sumber air yang digunakan untuk produk Aqua. Setelah video tersebut viral, Tirta Investama memberikan penjelasan resmi melalui laman perusahaan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut keterangan resmi, sumber air yang digunakan oleh Aqua berasal dari akuifer dalam, yaitu kedalaman 60–140 meter. Akuifer ini dilindungi secara alami oleh lapisan kedap air, sehingga tidak terkontaminasi oleh aktivitas manusia dan tidak mengganggu penggunaan air masyarakat. Penelitian keamanan air ini dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Sejarah Awal Aqua dan Perkembangan Perusahaan
Aqua awalnya didirikan oleh Tirto Utomo, yang merintis perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) pertama di Indonesia. Pabrik pertama Aqua berdiri di Pondok Ungu, Bekasi, pada tahun 1973. Produk pertama Aqua diluncurkan dalam bentuk botol kaca berukuran 950 ml dengan harga Rp75. Pada masa itu, harga bensin Premium sebesar Rp46 per liter, sedangkan solar Rp19 per liter.
Keluarga Tirto kemudian membawa PT Golden Mississippi ke pasar modal. Pada 1 Maret 1990, saham perusahaan dilantai dengan kode AQUA. Harga penawaran perdana ditetapkan Rp22.000 per lembar saham.
Kepemilikan oleh Danone dan Proses Delisting
Pada 1998, Danone masuk sebagai pemegang saham minoritas melalui Danone Asia Holding Pte. Ltd. Nama Grup Aqua mulai diperkenalkan setelah konsolidasi beberapa entitas internal. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2001, Danone meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi mayoritas.
Setelah 18 tahun tercatat di bursa, Danone memutuskan untuk mengubah Aqua menjadi perusahaan tertutup. Pengumuman pada September 2009 menyebutkan bahwa publik diminta menjual sahamnya kepada Danone dengan harga Rp450.000 per lembar. Harga tersebut ditetapkan setelah upaya delisting sebelumnya kurang diminati oleh pemegang saham minoritas.
Di tengah rumor go private, saham Aqua sempat menyentuh harga tertinggi Rp244.800 di pasar. Bursa Efek Indonesia (BEI) kemudian secara resmi menghapus pencatatan saham PT Aqua Golden Mississippi Tbk (AQUA) dari papan utama pada 1 April 2011. Keputusan ini diambil setelah seluruh persyaratan dan prosedur penghapusan pencatatan (delisting) terpenuhi.
Proses Delisting dan Akhir Perjalanan Aqua
Dalam surat bertanggal 31 Maret 2011 yang ditandatangani Arif M. Prawirawinata dan Andre PJ. Toelle, disebutkan bahwa penghapusan ini dilakukan atas permintaan perseroan sendiri (voluntary delisting). Permohonan tersebut diajukan melalui surat No. 004/AGM/PD/III/2011 tertanggal 24 Maret 2011.
Aqua sebelumnya telah menghentikan sementara perdagangan saham sejak 4 Juni 2009. Langkah delisting kemudian diikuti dengan pelaksanaan tender offer oleh pemegang saham mayoritas, PT Tirta Investama (TIV), pada Oktober 2010. Dalam proses itu, TIV menaikkan komitmen untuk membeli saham pemegang minoritas dengan harga Rp500.000 per saham.
Setelah delisting efektif, Aqua tidak lagi berstatus sebagai perusahaan tercatat dan terbebas dari kewajiban pelaporan publik di bursa. Namun, seluruh kewajiban yang timbul selama masih berstatus perusahaan tercatat tetap harus diselesaikan.
Penutupan Perusahaan dan Peleburan ke Tirta Investama
Danone akhirnya mengakhiri perjalanan entitas perintis Aqua ini pada 2024. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada September 2024, PT Aqua Golden Mississippi resmi dilebur sepenuhnya ke dalam PT Tirta Investama. Hal ini menandai akhir dari era perusahaan Aqua sebagai perusahaan terbuka dan awal dari kepemilikan sepenuhnya oleh Tirta Investama.