
Pengalaman dan Dedikasi Dra Hj Wini di Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya
Dra Hj Wini, MSi, telah menghabiskan hampir lima belas tahun dalam pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Kabupaten Tasikmalaya. Dari awalnya menjadi kepala seksi, kemudian kepala bidang, hingga kini menjabat sebagai kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), ia telah melalui berbagai tantangan dan pengalaman yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tangguh dan penuh dedikasi.
Bagi Wini, kebahagiaan dalam bekerja tidak memerlukan hal-hal yang rumit. Cukup dengan melihat wajah masyarakat yang tersenyum bahagia setelah selesai mengurus dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK), sudah cukup untuk memberinya rasa puas. Ia juga selalu menanamkan nilai-nilai tersebut kepada para stafnya, karena tanpa dukungan dari tim kerja, ia tidak mungkin mampu melayani lebih dari 2,1 juta penduduk Kabupaten Tasikmalaya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Wini kini menjadi satu-satunya perempuan yang menjabat eselon II di lingkungan Pemkab Tasikmalaya. Meskipun sempat merasa kesepian di posisi tersebut, dukungan dari keluarga, rekan kerja, dan sesama aparatur sipil negara (ASN) memberinya semangat untuk terus berjuang. Ia juga sering memberikan dukungan kepada sesama ASN perempuan agar bisa berkembang dan meniti karier yang lebih tinggi.
Ada saat-saat di mana Wini merasa jenuh dengan tugasnya di Disdukcapil. Beberapa kali ia mengajukan permohonan pindah ke dinas lain, namun usulan tersebut tidak pernah disetujui oleh pimpinan. Akhirnya, ia memahami bahwa Disdukcapil adalah tempat yang tidak bisa ia tinggalkan. Bahkan, suatu ketika ia terkena rotasi bersama beberapa kepala dinas lainnya, dan ditunjuk sebagai Staf Ahli Bupati Tasikmalaya. Namun, hanya beberapa hari setelah pelantikan, ia kembali ke Disdukcapil karena adanya aturan khusus dari Kementerian Dalam Negeri yang menyatakan bahwa kepala Disdukcapil tidak bisa diganti begitu saja tanpa persetujuan terlebih dahulu.
Inovasi Revolusioner dalam Pelayanan Adminduk
Melalui semangat yang tak pernah padam, Wini menciptakan sejumlah inovasi revolusioner dalam pengurusan adminduk. Beberapa di antaranya adalah:
- Pelakor: Pelayanan adminduk yang dilakukan dengan kendaraan motor.
- Siduru: Sistem informasi pelayanan adminduk terpadu.
- Rek Disampo Sunsil: Rekaman disabilitas ODGJ di daerah terpencil.
Inovasi-inovasi ini diberi nama yang cukup unik dan nyentrik, namun memiliki dampak besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Masa Depan Disdukcapil yang Lebih Baik
Kini, Wini sedang menghadapi masa pensiunnya yang akan jatuh pada tahun 2028. Meski ada beberapa kendala, termasuk kurangnya anggaran, ia tetap optimis dapat mewujudkan Disdukcapil yang lebih baik. Tujuannya adalah membangun sistem layanan yang cerdas (smart service) yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.