
Presiden Prabowo Mengumumkan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional
Presiden Joko Widodo resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional Indonesia kepada sepuluh tokoh bangsa. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Dari sepuluh nama yang mendapatkan gelar tersebut, ada nama Presiden ke-2 RI Soeharto yang resmi menjadi Pahlawan Nasional meski mendapat penolakan dari berbagai pihak.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Perjalanan Panjang Soeharto Mendapatkan Gelar Pahlawan Nasional
Soeharto membutuhkan waktu 15 tahun untuk memperoleh gelar Pahlawan Nasional melalui tiga kali usulan sejak tahun 2010. Berikut perjalanan singkatnya:
-
Pernah diusulkan pada 2010 dan 2015
Nama Soeharto pertama kali diserahkan ke Dewan Gelar untuk nominasi Pahlawan Nasional pada 2010, saat pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, saat itu usulan belum ditindaklanjuti karena dianggap masih terlalu dini dan dengan pertimbangan masih diperlukan pengendapan. -
Usulan kembali muncul di era Jokowi
Usulan nama Soeharto untuk menjadi Pahlawan Nasional kembali muncul di era Presiden Joko Widodo pada 2015, tetapi kembali tidak dilanjutkan oleh Istana. -
Usulan pada tahun 2025 adalah kali ketiga
Usulan pada tahun 2025 adalah kali ketiga nama Soeharto masuk dalam jajaran calon Pahlawan Nasional, hingga akhirnya ditetapkan sebagai penerima gelar pahlawan nasional.
Penolakan dari Berbagai Pihak
Pemberian gelar Pahlawan Nasional ke Soeharto mendapat penolakan dari banyak pihak, terutama para aktivis. Sejumlah aktivis menilai pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto melenceng dari semangat dan mandat reformasi.
-
Fadhil Alfathan dari LBH Jakarta
Menyebut mandat dan tuntutan reformasi, yaitu menyelesaikan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat yang dilakukan oleh Soeharto. -
Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia
Menilai pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto merupakan skandal politik yang menabrak sejumlah aturan yang ada. Dia menilai, pemberian gelar pahlawan ini seakan menormalisasi seluruh kekerasan dan pelanggaran HAM yang terjadi di era Soeharto.
Soeharto Resmi Jadi Pahlawan Nasional
Presiden ke-2 RI Soeharto resmi menerima gelar Pahlawan Nasional di Bidang Perjuangan Bersenjata dan Politik. Penganugerahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK Tahun 2025 yang dibacakan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Soeharto dikategorikan sebagai pahlawan bidang perjuangan lantaran perjuangannya menonjol sejak masa kemerdekaan. Sebagai wakil komandan BKR Yogyakarta, ia memimpin pelucutan senjata Jepang, Kota Baru 1945.
Daftar Lengkap 10 Tokoh yang Menerima Gelar Pahlawan Nasional
Berikut daftar nama-nama tokoh yang menerima gelar Pahlawan Nasional tahun 2025:
- Abdurrahman Wahid (Jawa Timur)
- Muhammad Soeharto (Jawa Tengah)
- Marsinah (Jawa Timur)
- Mochtar Kusumaatmadja (Jawa Barat)
- Rahmah El Yunusiyah (Sumatera Barat)
- Sarwo Edhie Wibowo (Jawa Tengah)
- Sultan Muhammad Salahuddin (Nusa Tenggara Barat)
- Syaikhona Muhammad Kholil (Jawa Timur)
- Tuan Runda H. Ali Basaragi (Sumatera Utara)
- Zainal Abidin Syah (Maluku Utara)
Penetapan gelar Pahlawan Nasional ini merupakan pengakuan negara terhadap pengorbanan dan kontribusi besar para tokoh dalam sejarah perjuangan bangsa. Keputusan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus berjuang membangun Indonesia yang lebih baik.