
Apresiasi untuk Anggota DPRD yang Berkontribusi pada Pembangunan Sekolah Katolik
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Alor dari Partai Demokrat, Yupiter Maulobang mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak terkait kontribusinya dalam pembangunan sarana dan prasarana (sapras) di sekolah-sekolah Katolik. Hal ini dilakukan oleh Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik Santu Jibrael Kalabahi, Romo Irenius Lauobi, Pr serta komunitas sekolah Katolik di wilayah tersebut.
Selain itu, apresiasi juga datang dari Ketua DPRD Kabupaten Alor, Paulus Brikmar. Dalam kesempatan tersebut, Romo Irenius Lauobi, yang akrab dipanggil Romo Remi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Piter Maulobang atas perjuangannya dalam membantu pembangunan sarana pendidikan di sekolahnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pada acara festival Seni, Budaya, dan Bahasa yang digelar oleh tiga sekolah Katolik yaitu TK Santa Theresia, SD Santa Maria, dan SMP Santu Jibrael di Kota Kalabahi pada Kamis 23 Oktober 2025, Romo Remi mengungkapkan bahwa kehadiran Wakil Bupati Alor dan anggota DPRD dalam acara ini adalah bentuk legitimasi dari pemerintah terhadap sekolah Katolik yang ada di Kabupaten Alor.
Ia menekankan bahwa sekolah Katolik merupakan hadiah dan bentuk tanggung jawab gereja dalam membangun kecerdasan bagi siapa pun, tanpa memandang agama. Romo Remi juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap sekolah tersebut.
Dalam sambutannya, Romo Remi menyebutkan bahwa ia sangat berterima kasih kepada Anggota DPRD Alor, Piter Maulobang atas perjuangannya dalam membantu sekolah tersebut dengan membangun sejumlah sapras.
Tidak hanya Romo Remi, Ketua DPRD Alor, Paulus Brikmar juga memberikan apresiasi yang sama kepada Piter Maulobang. Dalam kesempatan itu, Brikmar tidak hanya mengucapkan terima kasih, tetapi juga memotivasi anggota DPRD dapil yang sama untuk memberikan perhatian lebih kepada sekolah-sekolah Katolik.
Selain itu, Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, SH, MH juga hadir dalam acara tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan laptop untuk sekolah Katolik yang ada di wilayah tersebut.
Kontribusi Piter Maulobang dalam Pembangunan Sekolah
Peran Piter Maulobang dalam pembangunan sarana dan prasarana di sekolah Katolik menjadi bukti nyata dari komitmen politisi partai Demokrat ini terhadap pendidikan. Dengan adanya bantuan yang diberikan, kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah tersebut dapat meningkat, sehingga siswa-siswi memiliki fasilitas yang lebih baik untuk belajar.
Banyak pihak yang melihat bahwa kontribusi Piter Maulobang bukan hanya sekadar bantuan fisik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap sistem pendidikan Katolik yang selama ini telah berkontribusi besar dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia di wilayah Alor.
Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah-sekolah Katolik di Alor terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Dukungan dari pemerintah daerah dan anggota DPRD seperti Piter Maulobang menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut.
Momen Penting dalam Festival Seni dan Budaya
Festival Seni, Budaya, dan Bahasa yang diadakan oleh tiga sekolah Katolik tersebut menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat. Acara ini juga menjadi wadah untuk menunjukkan bakat dan kreativitas siswa-siswi sekolah Katolik.
Dengan hadirnya pejabat tinggi seperti Wakil Bupati Alor dan anggota DPRD, acara ini menunjukkan bahwa pemerintah dan lembaga legislatif secara aktif mendukung keberlanjutan pendidikan di wilayah tersebut.
Selain itu, festival ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya lokal dan bahasa daerah kepada generasi muda, sehingga mereka lebih memahami dan menjaga nilai-nilai budaya yang ada di sekitar mereka.