
Pentingnya Edukasi Publik dalam Merawat Fasilitas Umum
Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menekankan bahwa pemerintah kota perlu memperkuat edukasi publik agar masyarakat lebih peduli dalam menjaga hasil pembangunan yang telah direalisasikan. Menurutnya, keberadaan berbagai sarana dan prasarana publik tidak akan bertahan lama jika kesadaran masyarakat untuk merawatnya masih rendah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Pemerintah sudah berusaha maksimal membangun fasilitas umum, namun tanpa rasa tanggung jawab bersama dari warga, hasil pembangunan itu akan cepat rusak,” ujarnya pada Sabtu (8/11/2025). Ia menyebut kerusakan sejumlah fasilitas umum di beberapa wilayah bukan semata karena kualitas konstruksi, tetapi karena perilaku masyarakat yang kurang peduli terhadap pemeliharaan.
Karena itu, ia menilai perlu adanya kampanye edukatif berkelanjutan yang melibatkan banyak pihak. Edukasi bisa disampaikan melalui sekolah, organisasi kemasyarakatan, hingga media lokal agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga fasilitas publik.
Strategi untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Sri Ani Rintuh mendorong agar Pemko bekerja sama dengan tokoh masyarakat, RT, RW, serta lembaga social, untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum. Menurutnya, partisipasi warga dari lingkungan terkecil menjadi langkah awal dalam menciptakan keberlanjutan pembangunan.
Edukasi publik bukan hanya sekadar imbauan, tapi juga langkah konkret untuk menanamkan kesadaran dan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kota Palangka Raya. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih baik dan lebih indah.
Peran Sekolah dan Organisasi Kemasyarakatan
Sekolah menjadi salah satu wadah utama dalam menyebarkan kesadaran tentang pentingnya menjaga fasilitas umum. Melalui program pendidikan karakter dan pengajaran tentang tanggung jawab sosial, siswa dapat belajar untuk merawat lingkungan sekitar mereka.
Organisasi kemasyarakatan juga berperan penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat. Kegiatan seperti gotong royong dan pembersihan lingkungan bisa menjadi ajang untuk meningkatkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum. Selain itu, media lokal dapat digunakan sebagai alat promosi untuk memberikan informasi dan mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga fasilitas publik.
Kolaborasi dengan Tokoh dan Lembaga Sosial
Kolaborasi dengan tokoh masyarakat, RT, RW, dan lembaga sosial sangat penting dalam upaya membangun kesadaran kolektif. Tokoh-tokoh ini memiliki pengaruh besar di tingkat komunitas, sehingga dapat menjadi agen perubahan yang efektif.
Lembaga sosial juga bisa membantu dalam menyebarkan pesan-pesan edukatif melalui kegiatan sosial dan pelatihan. Dengan demikian, masyarakat akan lebih memahami bahwa menjaga fasilitas umum adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah.
Kesimpulan
Menciptakan lingkungan yang bersih dan terawat membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Edukasi publik yang berkelanjutan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, serta peran aktif dari sekolah dan organisasi kemasyarakatan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga fasilitas umum.
Dengan kesadaran dan tanggung jawab bersama, Palangka Raya dapat menjadi kota yang lebih nyaman dan indah untuk ditinggali.