Perluas Pasar, Estika Tata Tiara (BEEF) Siap Diversifikasi Bisnis

admin.aiotrade 14 Nov 2025 3 menit 17x dilihat
Perluas Pasar, Estika Tata Tiara (BEEF) Siap Diversifikasi Bisnis

Perluasan Bisnis BEEF untuk Memperluas Pasar dan Peningkatan Pendapatan


PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) terus memperluas lini usahanya dengan tujuan meningkatkan pangsa pasar dan peningkatan penjualan. Sebagai perusahaan peternakan sapi dari hulu hingga hilir, BEEF mencakup berbagai aktivitas mulai dari feedlot, rumah potong hewan, hingga distribusi penjualan daging beku.

Direktur Utama Estika Tata Tiara, Imam Subowo, menyampaikan bahwa feedlot BEEF yang berada di Subang Jawa Barat telah mengimpor sebanyak 9.264 ekor sapi. Pada minggu keempat November, akan tiba tambahan 1.600 ekor sapi, dan pada bulan Desember akan kembali mengimpor 1.500 ekor sapi. Dengan demikian, total sapi yang telah diimpor dan akan datang mencapai 12.364 ekor.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Rumah potong hewan BEEF memiliki kapasitas potong sebesar 140 ekor per hari, serta kapasitas penyimpanan frozen storage sebesar 100.000 kg dan chill storage sebesar 50.000 kg. Sampai saat ini, BEEF telah memiliki 8 cabang distribusi yang tersebar di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Produk olahan daging beku seperti sosis dan beef juga telah menjadi bagian dari bisnis BEEF.

Imam menambahkan bahwa perseroan sedang melakukan persiapan diversifikasi bisnis dengan kedatangan sapi perah yang rencananya akan tiba pada bulan Desember 2025. Setelah masa karantina selama 14 hari, sebanyak 250 sapi perah akan ditempatkan di peternakan yang ada di Purwokerto. Pengelolaan sapi perah impor dilakukan secara mandiri melalui kerjasama dengan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU HPT) di Manggala, Banyumas.

Penambahan Lima Kegiatan Usaha Baru

Perseroan akan melaksanakan penambahan lima kegiatan usaha, yaitu:

  1. Kegiatan pembibitan dan budidaya sapi perah.
  2. Kegiatan pembibitan dan budidaya kerbau potong.
  3. Kegiatan perdagangan besar binatang hidup.
  4. Kegiatan perdagangan besar susu dan produk susu.
  5. Kegiatan pergudangan dan penyimpanan.

Manajemen menyampaikan bahwa penambahan kegiatan usaha baru ini bertujuan untuk mendukung kelangsungan usaha perseroan. Salah satu program yang digunakan adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana BEEF diminta untuk berpartisipasi dalam pemenuhan gizi melalui susu. Saat ini, usaha susu belum dimiliki oleh BEEF, sehingga pemerintah meminta BEEF berpartisipasi dalam usaha sapi perah beserta usaha turunannya.

Selain itu, penambahan kegiatan usaha penggemukan kerbau juga dianggap strategis. Kebutuhan masyarakat akan daging sangat tinggi, dan daging kerbau menjadi pilihan kedua masyarakat selain daging sapi. Daging kerbau lebih terjangkau oleh masyarakat, dan saat ini BEEF masih memiliki rumah potong yang pelaksanaan produksinya belum maksimal. Dengan adanya penambahan kegiatan usaha penggemukan kerbau, pendapatan BEEF dapat meningkat.

Pengembangan Cold Storage dan Pendanaan

Terkait penambahan aktivitas cold storage secara komersil, Imam menyampaikan bahwa pembangunan cold storage di Subang sudah mencapai 100%. Cold Storage tersebut dapat disewakan dan hasil sewa dari cold storage dapat menambah pendapatan BEEF. Tujuan utamanya adalah meningkatkan wilayah area jualan yang selama ini sebagian besar berada di Jabodetabek, tetapi juga mencakup Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

BEEF telah melakukan penandatanganan fasilitas kredit dengan Bank Central Asia (BCA) dan Bank Mandiri dengan total fasilitas kredit sebesar Rp 1,6 triliun. Dana tersebut digunakan untuk penambahan modal kerja, pengembangan usaha bisnis atas rencana penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sapi perah dan produk turunannya (susu, keju), penggemukan kerbau, dan pengembangan rantai gudang pendingin (cold storage chain).

RUPSLB yang Ditunda dan Laporan Keuangan

Namun, Direksi BEEF menyampaikan bahwa Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) meminta restu pemegang saham untuk masuk ke lini bisnis baru belum dapat dilaksanakan pada tanggal 14 November 2025. Hal ini karena masih terdapat tambahan permintaan penjelasan dari OJK sebagaimana tercantum di Surat OJK atas mata acara RUPSLB. RUPSLB ditunda dan akan dilaksanakan pada 28 November 2025 di Kantor Pusat Estika Tata Tiara.

Berdasarkan laporan keuangan BEEF per kuartal III – 2025, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 5,01 triliun, naik 89,77% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan laba bersih mencapai Rp 98,95 miliar, naik 148,68% dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp 39,79 miliar.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan