Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Bantul Ajak Komunitas Motor Berkontribusi

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 10x dilihat
Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Bantul Ajak Komunitas Motor Berkontribusi
Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Bantul Ajak Komunitas Motor Berkontribusi

Kerja Sama Partisipatif Bawaslu Bantul dengan Komunitas Motor

Bawaslu Bantul mengambil langkah inovatif dalam memperkuat sistem pengawasan partisipatif di wilayah Kabupaten Bantul. Dalam upaya tersebut, mereka menjalin kerja sama dengan komunitas motor 'Bukan Bikers Biasa.' Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas jaringan pengawas partisipatif yang lebih luas dan efektif.

Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho, menyampaikan bahwa penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan sebagai tanda awal kolaborasi antara pihak Bawaslu dan komunitas motor. Selain itu, para anggota komunitas juga diberikan pin pengawas partisipatif sebagai simbol keterlibatan mereka dalam kegiatan pengawasan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kami optimis melalui kerja sama ini nantinya akan dapat menumbuhkan jejaring pengawas partisipatif mengingat anggota komunitas motoran ini berasal dari hampir seluruh kapanewon di Bantul," katanya melalui keterangan resmi.

Adanya komunitas motoran yang tergabung dalam pengawas partisipatif ini dinilai memiliki daya tarik tersendiri karena kegiatannya yang bernuansa rekreatif dan sekaligus edukatif. Hal ini membuat komunitas tersebut menjadi media yang efektif dalam menyebarkan informasi tentang pentingnya pengawasan pemilu dan anti politik uang.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Motoran Pengawas Partisipatif, Raharjo, menjelaskan bahwa saat ini jumlah anggota yang tergabung dalam komunitas motoran sekitar 50 orang tersebar di hampir seluruh kapanewon di Bantul. Ia menambahkan bahwa ke depan, komunitas ini akan membuka pendaftaran bagi masyarakat Bantul yang ingin ikut bergabung dalam komunitas motoran pengawas partisipatif.

Keberadaan komunitas motoran ini tidak hanya sekadar berkumpul untuk touring rutin, tetapi juga akan dibarengi dengan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya politik uang, hoax, dan lain sebagainya. "Komunitas motoran ini nantinya juga dapat bermitra dan melakukan kunjungan ke Desa Anti Politik Uang yang ada di Bantul ataupun di luar Bantul," jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu DIY, Umi Iliiyina, menyampaikan apresiasi atas adanya komunitas hobi motor yang menjadi bagian pengawas partisipatif di Kabupaten Bantul. "Hal ini merupakan kali pertama yang ada di wilayah DIY, harapannya keberadaan komunitas motor Bukan Bikers Biasa ini dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lain di DIY," ucapnya.

Lebih lanjut, Bawaslu menyatakan siap berkolaborasi dengan komunitas hobi seperti komunitas motor untuk menjalankan Pendidikan politik dan Pendidikan demokrasi di masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan bisa memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan