Permintaan pasar domestik meningkat, industri galangan kapal tumbuh 15%

admin.aiotrade 11 Des 2025 2 menit 14x dilihat
Permintaan pasar domestik meningkat, industri galangan kapal tumbuh 15%


aiotrade, JAKARTA — Industri galangan kapal di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) melaporkan bahwa kinerja produksi industri ini meningkat sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan pasar domestik, terutama dari pengusaha pelayaran dan angkutan penyeberangan nasional yang mulai sadar untuk memanfaatkan kapal hasil produksi dalam negeri.

Anita Puji Utami, Ketua Umum Iperindo, menyampaikan harapan agar pertumbuhan industri galangan kapal dapat terus berlanjut. "Tahun depan kami berharap pertumbuhan pasar pembuatan kapal ikan maupun kapal lainnya bisa meningkat lagi minimal 10%, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya saat ditemui dalam Seminar Nasional Industri Perkapalan, Kamis (11/12/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, industri galangan kapal juga mengalami pertumbuhan sebesar 30% dalam tiga tahun terakhir. Saat ini, Iperindo mencatat sebanyak 265 perusahaan anggota di sektor maritim. Anita menargetkan pertumbuhan sebesar 20% pada tahun depan, termasuk peningkatan jumlah galangan kapal baru yang saat ini mulai berkembang antara 5 hingga 10%.

Optimisme tersebut dipicu oleh potensi pembangunan kapal, termasuk program peremajaan atau modernisasi kapal yang digaungkan pemerintah. Diperkirakan ada sekitar 20.000 kapal dari berbagai jenis kebutuhan yang menjadi peluang bagi industri galangan.

Dalam hal kapasitas, anggota Iperindo memiliki kemampuan hingga 36.000 dock space per tahun untuk reparasi kapal dan sekitar 900 dock space per tahun untuk pembangunan kapal baru. "Dengan kapasitas tersebut, kami mampu memenuhi kebutuhan pembangunan kapal bagi kementerian/lembaga, BUMN, serta rencana 80 kapal tanker Pertamina dan kebutuhan ribuan kapal perikanan dalam negeri," jelas Anita.

Iperindo juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan tug and barge hingga 800 set per tahun serta berkontribusi dalam percepatan peremajaan lebih dari 1.684 kapal berusia di atas 25 tahun. Saat ini, kemampuan Iperindo mencakup pembangunan sekitar 1.200 kapal per tahun dan perawatan atau maintenance sebanyak 36.000 unit.

Di sisi lain, Anita menyebutkan adanya potensi pertumbuhan permintaan kapal untuk berbagai program seperti tol laut, proyek energi, pertambangan, perikanan, pertahanan, distribusi pangan dan energi, serta transportasi daerah. Namun, ia menegaskan bahwa peluang ini hanya bisa dimanfaatkan jika seluruh pemangku kepentingan bekerja sama, mulai dari industri galangan, komponen, operator pelayaran, lembaga sertifikasi, perbankan hingga pemerintah.

"Namun, masih terdapat tantangan seperti dominasi kapal impor, keterbatasan pembiayaan, tingginya biaya material, serta perlunya harmonisasi regulasi," pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan