Sejarah Sumpah Pemuda dan Teks Asli yang Menggugah
Sumpah Pemuda adalah salah satu momen penting dalam sejarah Indonesia yang mengukuhkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Meski sudah banyak yang tahu tentang peristiwa ini, mungkin ada beberapa dari kalian yang belum mengetahui teks lengkap Sumpah Pemuda dalam versi ejaan lama. Teks asli ini memiliki ciri khas karena menggunakan ejaan yang berbeda dari saat ini, terutama dalam penggunaan huruf U yang diganti dengan O atau E yang disatukan.

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Isi Teks Asli Sumpah Pemuda
Teks Sumpah Pemuda yang diadakan pada 28 Oktober 1928, merupakan hasil dari rapat para pemuda Indonesia yang berasal dari berbagai organisasi seperti Jong Java, Jong Sumatera (Pemoeda Sumatra), Pemoeda Indonesia Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Jong Batakbond, Jong Celebes, Pemoeda Kaoem Betawi, dan Perhimpunan Pelajar Indonesia. Mereka berkumpul di Jakarta pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928 untuk membahas berbagai pidato dan pembicaraan yang diberikan.
Setelah mendengar pidato-pidato tersebut, mereka mengambil keputusan sebagai berikut:
- Kami putera dan puteri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
- Kami putera dan puteri Indonesia, mengakui berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
- Kami putera dan puteri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Setelah keputusan ini dibacakan, kerapatan menyatakan bahwa asas ini wajib dipakai oleh seluruh organisasi kebangsaan Indonesia. Mereka juga menyatakan bahwa persatuan Indonesia harus diperkuat dengan memperhatikan dasar-dasar seperti kemajuan, sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan dan kepanduan. Mereka juga menyatakan bahwa penghargaan terhadap hal ini harus disiarkan dalam segala surat kabar dan dibacakan dalam setiap rapat organisasi.
Djakarta, 28 Oktober 1928

Tokoh-Tokoh yang Terlibat dalam Sumpah Pemuda
Beberapa tokoh penting terlibat dalam peristiwa Sumpah Pemuda ini. Mereka adalah para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki pemikiran cemerlang di masanya. Berikut beberapa tokoh utama yang terlibat dalam Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928:
- Soegondo Djojopoespito: Ketua Kongres Pemuda II yang memimpin jalannya rapat dan pengambilan keputusan Sumpah Pemuda. Ia adalah anggota Persatuan Pemuda Indonesia (PPI) yang menjadi figur sentral penyelenggaraan kongres.
- Mohammad Yamin: Tokoh dari Jong Sumatranen Bond, dikenal sebagai sastrawan, budayawan, dan politikus. Ia berperan penting sebagai perumus teks ikrar Sumpah Pemuda, termasuk mendorong bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
- Sosenario Sastrowardoyo: Penasihat panitia dan pembicara dalam Kongres Pemuda II yang banyak berkontribusi dalam merumuskan isi Sumpah Pemuda serta membimbing panitia.
- Amir Syarifuddin: Bendahara Kongres Pemuda II dari Jong Batak Bond, yang juga memberikan gagasan penting dalam perumusan Sumpah Pemuda.
- Johannes Leimena: Wakil panitia dari Jong Ambon, tokoh muda yang kelak menjadi dokter dan politisi penting Indonesia.
- Djoko Marsaid: Wakil ketua Kongres Pemuda II dari Jong Java yang berperan dalam pelaksanaan kongres.
- Johan Mohammad Cai: Pembantu I dalam kepanitiaan, aktif sebagai wakil Jong Islamieten Bond dan tokoh yang mendukung perjuangan nasional.
- Sarmidi Mangoensarkoro: Aktivis pendidikan yang menyuarakan pentingnya pendidikan dalam pergerakan pemuda.
Para tokoh ini mewakili berbagai organisasi pemuda dari berbagai daerah dan latar belakang yang bersatu untuk merumuskan dan mengikrarkan Sumpah Pemuda sebagai simbol persatuan dan identitas bangsa Indonesia di tengah perjuangan menuju kemerdekaan.