
Kekalahan yang Mengecewakan bagi AC Milan
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menyampaikan rasa kekejanya setelah timnya gagal memaksimalkan laga kandang melawan Pisa dalam pertandingan pekan ke-8 Liga Italia 2025-2026. Pertandingan antara AC Milan dan Pisa berakhir dengan skor imbang 2-2.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pertandingan tersebut digelar di Stadion San Siro, Milan, pada Sabtu (25/10/2025) dini hari WIB. Meskipun sempat unggul lebih dulu melalui gol Leao di menit ke-7, AC Milan justru harus menerima kekalahan sementara dari Pisa lewat gol Juan Cuadrado di menit ke-60 dan M'Bala Nzola di menit ke-8. Beruntung, Zachary Athekame berhasil mencetak gol penyama kedudukan di masa tambahan waktu babak kedua.
Hasil ini membuat AC Milan tidak bisa memperlebar jarak dengan Inter Milan, Napoli, dan AS Roma di bawahnya. Kekecewaan Allegri terhadap hasil pertandingan ini sangat terasa.
Alasan Kekecewaan Allegri
Allegri mengatakan bahwa skema bola mati Pisa sangat baik meskipun telah ia antisipasi. Ia menyebutkan bahwa timnya tahu lawan mereka kuat dalam situasi bola mati, namun hasilnya tetap tidak memuaskan.
"Kami tahu mereka sangat kuat dalam bola mati, dan kami bersiap untuk berbagai situasi. Kami kecewa dengan hasilnya, kami ingin menang, tetapi pertandingan ini akan memberi kami beberapa keuntungan," ujar Allegri kepada DAZN dikutip dari Tutto Mercato Web.
Ia juga menilai ada kelengahan dalam strategi anak asuhnya hingga sempat tertinggal. Setelah laga tersebut, Allegri bertekad untuk memperbaiki timnya di pertandingan selanjutnya.
"Sepuluh menit pertama babak kedua terasa seperti seperempat jam terakhir melawan Fiorentina, dan kami perlu meningkatkannya. Setelah menyamakan kedudukan, kita punya waktu lima menit, yang cukup lama, dan kita tidak boleh melakukan serangan balik."
"Namun, kami tidak sebaik itu malam ini, jadi kami akan menjadikannya motivasi untuk meningkatkan diri dalam situasi seperti ini," tambahnya.
Pujian untuk Rafael Leao dan Pemain Muda Milan
Malam ini menjadi istimewa bagi Rafael Leao usai berhasil menambah jumlah golnya bagi AC Milan. Allegri tak luput memberikan pujian kepada performa Leao dan beberapa penyerang Milan di laga ini.
"Rafa (Leao) bermain bagus malam ini, semakin dia terlibat, semakin baik. Mereka juga bermain sangat baik ketika Nkunku masuk, seperti yang mereka lakukan ketika Gimenez masuk di babak pertama," ucapnya.
Allegri menyayangkan beberapa kesalahan yang terjadi termasuk handball yang berakhir dengan penalti untuk Pisa. "Kami agak lama saat tidak menguasai bola, tetapi di babak kedua kami setidaknya kompak. Kemudian penalti mengenai tangannya, padahal tembakannya tidak berbahaya, tetapi kami perlu memperbaikinya," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menganggap hasil ini menjadi pembelajaran bagi para pemain mudanya yang diberi kesempatan pada laga ini.
"Tidak, ini adalah proses pengembangan bagi banyak pemain yang baru pertama kali bermain untuk AC Milan, dan itu tidak mudah."
"Bartesaghi telah menunjukkan performanya, De Winter bermain bagus, dan Athekame semakin membaik. Kita harus memanfaatkan hal-hal baik karena ada potensi," jelas eks pelatih Juventus tersebut.