
Penjelasan TMJ Mengenai Isu Naturalisasi Pemain Malaysia
Tunku Ismail Sultan Ibrahim (TMJ), pemilik Johor Darul Ta'zim (JDT), memberikan pernyataan terkait isu yang menuduh pihak tertentu melaporkan skandal naturalisasi pemain Malaysia. Salah satu negara yang sempat dikaitkan adalah Vietnam, namun TMJ secara tegas menolak klaim tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Sabtu (25/10/2025), TMJ menyampaikan bahwa keluhan mengenai tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia tidak berasal dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF). Menurutnya, informasi resmi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyebutkan bahwa VFF tidak pernah mengajukan keluhan tentang pemain naturalisasi Malaysia.
“Saya mendapat informasi langsung dari AFC bahwa keluhan ini tidak berasal dari VFF baik dari sekretaris jenderal maupun presidennya,” ujar TMJ. Ia juga menilai aneh jika FIFA mempertimbangkan aduan dari sumber yang tidak jelas.
Bantah Tuduhan Pemalsuan Dokumen
TMJ juga membantah dugaan pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi para pemain keturunan. Menurutnya, semua pemain telah sah memegang paspor Malaysia melalui prosedur yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Semua proses naturalisasi dilakukan secara sah dan transparan. Jika ada kesalahan, itu murni teknis atau administratif, bukan pelanggaran hukum,” tegasnya. TMJ menambahkan bahwa polemik ini seharusnya tidak digunakan sebagai alat untuk menjatuhkan sepak bola Malaysia, yang saat ini menunjukkan kemajuan di tingkat regional.
Isu mengenai dokumen palsu para pemain naturalisasi mulai mencuat setelah laporan yang mempertanyakan keabsahan identitas tujuh pemain tersebut. Adapun para pemain yang tertuduh yaitu Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgi, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
TMJ menilai para pemain tersebut memiliki darah keturunan Malaysia atau memenuhi syarat residensi FIFA.
Minta Publik Tidak Mudah Terprovokasi
Spekulasi lain muncul adanya pihak yang ingin mengganggu momentum positif Timnas Malaysia setelah penampilan impresif di pertandingan terakhir. TMJ menegaskan bahwa seluruh proses telah dilakukan sesuai dengan aturan FIFA dan AFC, serta meminta publik untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas.
FAM menyatakan siap berkolaborasi dengan AFC dan FIFA untuk menyelesaikan potensi kesalahan administratif yang muncul dalam laporan tersebut. TMJ juga menyerukan agar para penggemar tetap memberikan dukungan kepada tim nasional.
“Yang terpenting sekarang adalah menjaga semangat dan fokus mendukung Harimau Malaya. Jangan biarkan isu yang belum pasti ini memecah persatuan skita,” tuturnya.
Komentar dan Langkah Selanjutnya
TMJ menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap sepak bola Malaysia. Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah secara profesional dan transparan.
Selain itu, TMJ juga menyoroti bahwa kinerja Timnas Malaysia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa proses naturalisasi tidak hanya berdampak positif bagi klub, tetapi juga bagi tim nasional.
Dengan komentar dan langkah-langkah yang diambil, TMJ berusaha meyakinkan masyarakat bahwa semua proses telah dilakukan dengan benar dan tanpa niat buruk. Ia berharap isu-isu yang muncul tidak mengganggu konsentrasi dan semangat para pemain serta penggemar sepak bola Malaysia.