Persikad Depok Pecat Pelatih Ridwan Saragih Jelang Lawan Garudayaksa

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 21x dilihat
Persikad Depok Pecat Pelatih Ridwan Saragih Jelang Lawan Garudayaksa

Persikad Depok Menghadapi Tantangan Berat di Pegadaian Championship 2025/2026

Persikad Depok, yang dikenal sebagai tim berjuluk Serigala Margonda, memulai kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Tim ini hanya mampu menempati posisi ke-8 dari 10 tim di grup A. Hal ini menjadi kabar buruk karena Persikad harus mencapai posisi pertama atau kedua untuk bisa promosi ke Liga Super musim depan, baik melalui jalur langsung maupun playoff.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sayangnya, situasi di lapangan tidak berjalan sesuai harapan. Alih-alih bersaing untuk promosi, Persikad justru terjebak dalam perjuangan keras agar tidak terdegradasi ke Liga Nusantara musim depan. Tim yang berada di posisi terbawah di grup A akan langsung mengalami degradasi, sementara Persikad hanya berada satu posisi dari peringkat 9, yang harus menghadapi laga hidup-mati di playoff degradasi.

Hingga saat ini, Persikad Depok baru mengumpulkan 6 poin dari 6 pertandingan yang telah mereka jalani. Mereka hanya meraih 1 kemenangan dan 3 hasil imbang, disertai dengan 2 kekalahan. Kekalahan terbaru mereka terjadi saat bertemu dengan Persiraja Banda Aceh. Meski bermain di kandang sendiri, Persikad kalah dari lawan yang tampil dengan 10 pemain.

Kekalahan tersebut membuat manajemen Persikad mengambil langkah tak terduga pada Kamis (23/10). Klub resmi mengumumkan bahwa mereka memutus kerja sama dengan Ridwan Saragih, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala tim. Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram resmi klub.

“Persikad Depok mengumumkan bahwa per hari ini Klub memutuskan untuk berpisah melalui kesepakatan bersama dengan pelatih kepala Ridwan Saragih,” tulis Persikad dalam pengumumannya.

Dalam pesan yang sama, klub menjelaskan bahwa kedua belah pihak sepakat bahwa pengakhiran kerja sama ini adalah keputusan terbaik bagi kedua pihak. “Setelah berdiskusi dengan baik selama beberapa hari terakhir dan setelah mempertimbangkan dengan saksama, pihak Klub dan Ridwan sepakat bahwa ini adalah keputusan terbaik bagi kedua belah pihak,” lanjut pers.

Persikad juga tidak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada Ridwan Saragih atas dedikasinya selama menjadi bagian dari keluarga Persikad. Mereka berharap yang terbaik bagi karier sang eks pelatih di masa depan.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Ridwan atas dedikasi selama menjadi bagian dari keluarga Persikad dan berharap yang terbaik untuk karier sang pelatih selanjutnya,” tulis Persikad.

Sebelumnya, Ridwan Saragih juga menyampaikan permintaan maaf atas kekalahan Persikad atas Persiraja. Pelatih yang akrab disapa Coach RS ini menjelaskan bahwa performa anak asuhnya pada babak pertama di laga tersebut jauh di bawah standar.

“Ini bukan hasil yang kami harapkan, kami tampil di bawah performa pada babak pertama. Saya mohon maaf pada seluruh suporter Persikad, kami akan dan harus bangkit di laga-laga selanjutnya,” ucap Ridwan Saragih dalam pernyataannya.

Tanpa kehadiran Ridwan Saragih, Persikad Depok akan melanjutkan perjalanan mereka di Pegadaian Championship 2025/2026 dengan menghadapi Garudayaksa FC pada Minggu (26/10). Pihak klub belum memberikan keterangan resmi tentang siapa yang akan menggantikan Saragih sebagai pelatih tim utama.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan