Pertambangan Emas 3 Kilogram di Sekitar Sirkuit Mandalika, Pekerjanya Tidak Bisa Bahasa Indonesia

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 17x dilihat
Pertambangan Emas 3 Kilogram di Sekitar Sirkuit Mandalika, Pekerjanya Tidak Bisa Bahasa Indonesia
Pertambangan Emas 3 Kilogram di Sekitar Sirkuit Mandalika, Pekerjanya Tidak Bisa Bahasa Indonesia

Penambangan Emas Ilegal di Sekotong, Lombok Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya aktivitas tambang emas ilegal yang berlangsung secara besar-besaran di wilayah Sekotong, Lombok Barat. Lokasi tambang ini hanya berjarak sekitar satu jam dari Sirkuit Mandalika, yang menjadi salah satu destinasi wisata utama di Nusa Tenggara Barat (NTB). KPK menyoroti narasi yang sengaja dibangun bahwa aktivitas tersebut disebut sebagai "pertambangan rakyat", meskipun ada indikasi kuat bahwa pelakunya bukan warga setempat.

Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah V, Dian Patria, mengungkapkan bahwa saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang, ia menemukan bahwa orang-orang yang bekerja di area pertambangan tidak bisa berbahasa Indonesia. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang siapa sebenarnya "rakyat" yang dimaksud dalam narasi tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Kalau beberapa yang saya ketemu kok rakyatnya enggak bisa Bahasa Indonesia ya? Jadi enggak tahu rakyatnya yang mana ini maksudnya,” ujarnya saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Selasa (21/10/2025).

Dian Patria menyebutkan bahwa kasus tambang ilegal ini memiliki kemiripan dengan pertambangan rakyat yang pernah ditemui di kawasan Lantung, Sumbawa, NTB. Menurutnya, pelaku-pelaku yang terlibat mungkin sama dengan yang ada di Lombok Barat. Oleh karena itu, narasi yang dibangun di kawasan Lantung kemudian diadopsi untuk menjadikan wilayah pertambangan rakyat sebagai alasan untuk mengabaikan tindakan hukum.

KPK mulai memeriksa tambang emas di Sekotong, Lombok Barat, setelah menerima laporan sejak Agustus 2024. Laporan tersebut menyebutkan adanya pembakaran basecamp tambang emas yang diisi oleh orang-orang dari negara China. Tim KPK kemudian turun langsung ke lokasi pada 4 Oktober 2024.

Hasil peninjauan tersebut membuat Dian Patria terkejut. Ia mengakui bahwa dirinya baru saja mengetahui bahwa di Pulau Lombok, yang hanya berjarak satu jam dari Mandalika, ternyata terdapat tambang emas besar yang beroperasi secara ilegal.

Tambang ilegal di Sekotong diketahui mampu menghasilkan hingga 3 kilogram emas dalam sehari. Hal ini menunjukkan skala operasi yang sangat besar dan memicu kekhawatiran akan dampak lingkungan serta legalitasnya.


Penambangan ilegal seperti ini tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga melanggar hukum yang berlaku. KPK berkomitmen untuk terus menginvestigasi dan menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang terjadi. Dengan adanya temuan ini, diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil langkah-langkah yang tepat guna mencegah pengulangan kejadian serupa di masa depan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan