Pertamina: 98% SPBU di Wilayah Bencana Beroperasi

admin.aiotrade 08 Des 2025 2 menit 14x dilihat
Pertamina: 98% SPBU di Wilayah Bencana Beroperasi

Kesiapan SPBU di Wilayah Terdampak Bencana

PT Pertamina (Persero) melaporkan bahwa sebanyak 688 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau 98 persen dari total stasiun di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah kembali beroperasi. Hal ini menunjukkan upaya besar yang dilakukan oleh perusahaan dalam memastikan kebutuhan masyarakat akan bahan bakar tetap terpenuhi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa sebagian besar SPBU sudah diperbaiki dan kini beroperasi 24 jam untuk mengurangi antrean yang sempat terjadi. "Kami berupaya maksimal agar SPBU dapat beroperasi secara penuh," ujarnya.

Selain itu, Pertamina juga menambah jumlah petugas layanan di SPBU. Mereka juga mendapatkan dukungan personel dari TNI dan Polri. Fokus utama saat ini adalah pendistribusian energi di beberapa daerah yang masih terisolasi dan sulit dijangkau. Contohnya, Aceh Tengah dan Bener Meriah, di mana Pertamina pernah menyewa pesawat perintis untuk mengirimkan solar untuk alat-alat berat. Mereka juga akan menggunakan Hercules untuk pengiriman dengan volume yang lebih besar.

Pendukung Operasional Alat Berat

Pertamina juga melakukan upaya lain untuk mendukung operasional alat berat, termasuk membuka akses jalan, evakuasi warga, serta percepatan pengiriman bantuan logistik. Selain BBM, perusahaan juga menyiapkan mekanisme khusus untuk menyuplai LPG ke wilayah terisolasi.

Simon menjelaskan bahwa mereka sedang berkoordinasi untuk pengiriman LPG di daerah-daerah terdampak. Dalam waktu dekat, Pertamina akan menggunakan metode sling load untuk pengiriman LPG sambil tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Komitmen untuk Pemulihan Infrastruktur Energi

Simon menegaskan komitmen Pertamina untuk terus memberikan dukungan pemulihan infrastruktur energi agar distribusi BBM dan gas elpiji di daerah yang terdampak bencana dapat kembali normal. Selain itu, Pertamina Grup telah bergerak cepat membantu korban bencana sejak 28 November 2025, dalam beberapa tahap.

Pendistribusian Energi dan Bantuan Kemanusiaan

Upaya pendistribusian energi dan bantuan kemanusiaan dilakukan melalui jalur darat, laut, dan udara hingga 7 Desember 2025. Tercatat bahwa bantuan Pertamina Peduli telah mencapai hingga 77.794 jiwa.

Perusahaan juga mendirikan 161 posko dan membuka 111 dapur umum di sejumlah titik di lokasi terdampak. Pertamina menyalurkan dukungan energi berupa 275 tabung Bright Gas, 25 kiloliter BBM jenis Dexlite, Pertamax dan Biosolar, serta 19,8 kiloliter BBM Avtur.

Total realisasi dan bantuan yang disalurkan Pertamina Grup untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebesar Rp5,3 miliar.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan