Operasi Pasar Gas Elpiji di Banda Aceh
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar operasi pasar gas elpiji bersubsidi dan non-subsidi di empat lokasi strategis. Tujuan dari operasi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pasca-bencana, serta memastikan ketersediaan dan harga yang terjangkau.
Operasi pasar ini tidak hanya bertujuan untuk menyediakan elpiji bersubsidi, tetapi juga memberikan opsi elpiji non-subsidi bagi warga Kota Banda Aceh. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap situasi darurat pasokan gas di wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung di empat titik distribusi, yaitu Kecamatan Kuta Alam, Kecamatan Meuraxa, Kecamatan Baiturrahman, dan Pasar Tani, dengan total distribusi sebanyak 2.800 tabung elpiji.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Distribusi dan Stok Elpiji Dipastikan Aman

Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Misbah Bukhori, memastikan stok elpiji di wilayah Kota Banda Aceh aman. Ia menjelaskan bahwa distribusi elpiji akan dilakukan merata di seluruh wilayah Kota Banda Aceh.
Ia mengimbau masyarakat untuk membeli sesuai dengan kebutuhan, agar pasokan bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Dengan stok yang ada saat ini, ia yakin distribusi elpiji akan mencukupi, dan pihaknya juga akan menyuplai ke pangkalan-pangkalan resmi Pertamina di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.
Harga Elpiji Dibanderol Rp18 Ribu Per Tabung

Untuk menjaga keteraturan dan memastikan distribusi merata di tengah permintaan yang tinggi, Pemerintah Kota Banda Aceh memberlakukan pembatasan pembelian, yaitu satu tabung elpiji per kepala keluarga. Langkah ini diambil untuk mencegah penimbunan dan memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan dapat memperoleh pasokan elpiji sesuai dengan kebutuhan rumah tangga mereka.
Sebagai bagian dari operasi pasar ini, harga elpiji bersubsidi ditetapkan sebesar Rp 18.000 per tabung, yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Distribusi Ini Di Harapkan Bisa Mengatasi Masalah Pasokan Gas Elpiji

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa distribusi ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk menjaga ketersediaan energi di Aceh.
Ia menjelaskan bahwa upaya distribusi ini telah dikordinasikan dengan Pemerintah Kota Banda Aceh, dan pihaknya berharap dengan langkah-langkah yang dilakukan, masalah pasokan gas elpiji dapat segera teratasi sepenuhnya.
Volume Gas Elpiji 3 Kg Dipastikan Sesuai Takaran