Pertamina Buka Peluang Kolaborasi dengan Inovator Bahan Bakar Alternatif

admin.aiotrade 11 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Pertamina Buka Peluang Kolaborasi dengan Inovator Bahan Bakar Alternatif


aiotrade.CO.ID - JAKARTA

PT Pertamina (Persero) menunjukkan sikap terbuka terhadap inovasi yang muncul dari masyarakat, khususnya dalam pengembangan bahan bakar alternatif. Salah satu contohnya adalah Bobibos (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!), sebuah inovasi yang dikembangkan oleh anak bangsa. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengungkapkan bahwa perusahaan tidak melihat inovasi seperti ini sebagai ancaman, tetapi justru sebagai peluang kolaborasi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Simon menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan energi harus diiringi dengan dukungan dari berbagai pihak. “Saya selalu berpikir tentang kepentingan merah putih. Jadi, apa pun itu kita cari jalan kolaborasi,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, inovasi seperti Bobibos mencerminkan semangat positif masyarakat dalam mendukung transisi energi dan pengembangan bahan bakar rendah emisi. “Itu inovasi juga, menurut informasi itu BBM beroktan tinggi dengan emisi yang rendah. Semua hasil baik atau semua inovasi yang diberikan oleh masyarakat kami sangat menyambut baik,” tambahnya.

Pertamina memiliki dua fokus utama dalam pertumbuhannya, yaitu bisnis energi fosil dan low carbon businesses. Dengan adanya inovasi seperti Bobibos, peluang kerja sama dengan pengembang energi alternatif sangat terbuka. Simon menegaskan bahwa setiap pencapaian yang dilakukan oleh siapa pun sebaiknya dilihat sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras dan lebih baik. “Jangan langsung dibawa, oh ini saingan, itu saingan,” ujarnya.

Bobibos sendiri merupakan hasil riset selama satu dekade oleh M. Ikhlas Thamrin, seorang anak muda Indonesia. Bahan bakar ini diklaim memiliki tingkat Research Octane Number (RON) mendekati 98 dan mampu menekan emisi hingga hampir nol. Hal ini membuat Bobibos menjadi salah satu solusi yang menarik dalam upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Ikhlas menjelaskan bahwa Bobibos dihasilkan dari tanaman yang mudah tumbuh di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di lahan pertanian. Konsep ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga menjaga ketahanan pangan nasional. “Kita ingin sawah tidak hanya menumbuhkan pangan, tetapi juga energi,” ujarnya saat acara peluncuran di Bumi Sultan Jonggol, Kabupaten Bogor, Minggu (2/10).

Keuntungan dan Potensi Bobibos

  • Ramah Lingkungan
    Bobibos dirancang untuk mengurangi emisi karbon. Dengan RON yang tinggi, bahan bakar ini mampu memberikan performa mesin yang optimal sambil tetap menjaga lingkungan.

  • Ketersediaan Bahan Baku
    Bahan baku Bobibos berasal dari tanaman yang dapat tumbuh di berbagai daerah, termasuk lahan pertanian. Ini menjadikannya sebagai solusi yang mudah diakses dan ramah petani.

  • Dukungan untuk Ketahanan Nasional
    Penggunaan Bobibos tidak hanya membantu dalam pengembangan energi bersih, tetapi juga mendukung ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan lahan pertanian secara optimal.

Tantangan dan Langkah Berikutnya

Meski Bobibos menawarkan potensi besar, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Misalnya, proses produksi dan distribusi bahan bakar ini perlu dikoordinasikan dengan baik agar bisa mencapai skala yang lebih luas. Selain itu, perlu adanya regulasi dan insentif dari pemerintah untuk mendukung pengembangan bahan bakar alternatif seperti ini.

Pertamina, sebagai perusahaan energi terbesar di Indonesia, telah menunjukkan sikap terbuka terhadap inovasi seperti Bobibos. Dengan kolaborasi antara swasta, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan akan muncul lebih banyak solusi inovatif yang dapat mendukung transisi energi nasional.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan