
Upaya PT Pertamina dalam Memenuhi Kebutuhan Energi Masyarakat Aceh
PT Pertamina (Persero) terus berupaya memastikan kebutuhan energi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Salah satu fokus utama adalah menjaga ketersediaan LPG subsidi 3 kg agar tetap dapat diakses oleh masyarakat secara tepat sasaran.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga melakukan operasi pasar LPG 3 kg dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah, terutama Dinas Perdagangan di masing-masing wilayah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengurangi potensi panic buying di tengah masyarakat.
“Pada periode 6 hingga 23 Desember 2025, Pertamina telah melaksanakan 169 kali operasi pasar LPG 3 kg yang tersebar di 9 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, dengan total penyaluran mencapai 102.480 tabung LPG 3 kg,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampouw.
Wilayah pelaksanaan operasi pasar tersebut meliputi beberapa kabupaten dan kota, antara lain:
- Kabupaten Aceh Barat Daya (5.040 tabung)
- Kabupaten Aceh Besar (66.640 tabung)
- Kabupaten Aceh Tamiang (2.800 tabung)
- Kabupaten Aceh Tengah (6.720 tabung)
- Kabupaten Aceh Utara (7.840 tabung)
- Kabupaten Bener Meriah (1.680 tabung)
- Kabupaten Gayo Lues (2.800 tabung)
- Kota Banda Aceh (8.400 tabung)
- Kota Subulussalam (560 tabung)
Fahrougi menambahkan bahwa penyaluran LPG 3 kg ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk tetap hadir dan memastikan pasokan energi tersedia bagi masyarakat Aceh, meskipun dihadapkan pada tantangan kerusakan infrastruktur pasca-bencana.
“Distribusi LPG subsidi ini kami lakukan melalui koordinasi erat dengan pemerintah daerah agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” jelas Fahrougi.
Pertamina bersama pemerintah daerah akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah lanjutan apabila diperlukan, guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Senada dengan pernyataan Fahrougi, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa Pertamina fokus pada pendistribusian energi, terutama BBM dan LPG, serta penyaluran bantuan kemanusiaan di wilayah terdampak bencana di Sumatra.
“Hal ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mendukung percepatan penanggulangan bencana serta memastikan kehadiran energi bagi masyarakat tetap terjaga,” tutup Baron.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Komentar
Kirim Komentar